Kapolrestabes Surabaya, Beri Penghargaan Kepada Anggota TNI-AL yang Sekali Tembak Pelaku Berpistol Tewas.

Kapolrestabes Surabaya, Beri Penghargaan Kepada Anggota TNI-AL yang Sekali Tembak Pelaku Berpistol Tewas.

Laporan: Tom

SURABAYA (Suara Publik) - Perawakan tinggi dan kekar dari laki-laki berseragam tentara TNI-AL dengan pangkat Mayor ini, memang memberi kesan bahwa ia bukan orang yang bisa dianggap remeh. Sikapnya yang sigap dan gerakannya yang gesit, jelas mengisyaratkan bahwa ia adalah sosok yang memiliki keahlian menembak.

Sangat layak bila Mayor Tunggul Waluyo menjadi salah satu prajurit (Paopsjar Sekopaska) yang memperoleh penghargaan Apresiasi dari Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal pada kamis (6/7/2017) diruang Gedung M.Yasin pagi tadi.

Mayor Tunggul Waluyo diberi penghargaan karena dianggap berjasa dalam membantu pihak kepolisian menangkap pelaku Curanmor yang menembak mati pada saat beraksi melakukan pencurian dengan pemberatan. Hebatnya lagi, Tunggul Waluyo berhasil melumpuhkan pelaku yang selama ini sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2016.

" Kapolrestabes dalam sambutannya mengatakan, walaupun mematikan, ini yang harus kita apresiasi bahwa seluruh masyarakat harus mempunyai kepedulian untuk meningkatkan daya cegahnya mengamankan lingkungannya dan berani melakukan tindakan untuk mengamankan dirinya sendiri.

Ini adalah strategi kami sebenarnya, maka dari itu Polrestabes Surabaya hari ini mengapresiasi kepada Mayor Tunggul untuk menyampaikan bahwa jadilah Polisi bagi dirinya sendiri Mengamankan dan juga berani melakukan tindakan seperti ini.

Memang benar tidak semua orang yang memegang senjata. Tetapi banyak juga masyarakat yang memiliki keahlian bela diri untuk melawan setiap tindakan kejahatan.

“Sekali lagi saya sebagai Kapolrestabes Surabaya salut dan mengapresiasi dan untuk seluruh masyarakat agar mentauladani tindakan Mayor Tunggul”, kata M. Iqbal, kepada awak media, kamis (6/7/2017).

Sementara, Mayor Tunggul saat menerima penghargaan tersebut, dirinya bersyukur"Dengan adanya penghargaan ini, saya sangat berterimakasih kepada bapak Kapolrestabes Surabaya dan saya akan selalu berusaha melakukan yang terbaik dilingkungan dan saya juga berterimakasih kepada Angkatan Laut
telah menberi inventaris senjata kepada kami sehinga kami bisa menggunakan sesuai prosedur," ungkap Mayor Tunggul Waluyo, setelah usai menerima penghargaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mayor Tunggul menembak Abdul Azis dan Nadi Binto yang menyatroni rumahnya membawa sepeda motor miliknya di Simorejo 102 , Sukomanunggal Surabaya Rabu (5/7/2017).

Sebelumnya Dua Pemuda Pengedar Pil Koplo Diringkus
Selanjutnya Jack Centre Ancam Laporkan Kasi Pidsus ke Jamwas Kejagung