Keluarga Besar dan Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukarejo, Dukung KH. Salwa Arifin Cabub Bondowoso.

Keluarga Besar dan Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukarejo, Dukung KH. Salwa Arifin Cabub Bondowoso.

Dilaporkan oleh : Hery Masduki

BODOWOSO, (Suara Publik) – Wakil pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Asembagus Situbondo menyatakan sikap didalam pemilihan Bupati Bondowoso tahun 2018 mendatang mayoritas keluarga dan pengurus tetap mendukung KH Salwa Arifin.

Hal itu ditegaskan dalam pertemuan dengan relawan Jaringan Santri Salafiyah Syafi’iyah Nusantara (JSSN) di Ponpes Manbaul Ulum Tangsil Wetan Kecamatan Wonosari Bondowoso, yang dihadiri ratusan oleh KH Muzakki Ridwan, para Kyai, Asatidz dan alumni.

“Kenapa kita wajib memilih KH Salwa Arifin, karena kita sudah tahu kwalitas dan elektabilitas seorang KH Salwa selama ini,’ ucap KH Afifuddin Muhajir.

KH. Afifuddin juga menyebutkan, dalam pemilihan Bupati Bondowoso, keluarga Pesantren tidak mau memilih kucing dalam karung. Karena keluarga pesantren hanya ingin mendukung calon pemimpin yang jujur dan amanah, apalagi KH Salwa sudah tidak diragukan lagi.

“Jika anda jujur dan mencintai kejujuran, maka dukung dan pilihlah kiyai Salwa sebagai pemimpin anda,”tegasnya. 

Ketika ditanya tentang instruksi kepada alumni Ponpes Salafafiyah Syafi’iyah yang ada di Bondowoso. KH Afifuddin Muhajir menegaskan, walaupun tidak ada instruki kepada semua alumni, namun pihak pesantren lebih menekankan ikatan moral yang digunakan selama ini. Kata dia, memilih pemimpin yang baik itu identik dengan moral.

“Kreteria dalam memilih pemimpin yang layak dipilih itu harus memiliki persyaratan yang cukup dan mempunyai moral yang tinggi, serta tidak cukup hanya dengan pengaruh besar dimata masyarakat. Oleh karena itu saya tegaskan, anda tidak boleh memilih orang yang tidak cukup syarat untuk dipilih,”ujarnya.

Menurutnya, memilih orang untuk menjadi pemimpin itu sama halnya dengan memberikan kesaksian kepada Allah SWT, bahwa orang yang akan dipilih tersebut benar-benar memiliki layak dipilih, jangan sampai memberikan kesaksian palsu, yang memilih orang yang sudah salah tapi masih dipilih.

“Seperti yang selalu saya katakan, pemimpin yang baik adalah orang yang jujur, tidak selalu tampil dalam kebohongan, dihadapan masyarakat berkata jujur, tapi dihadapan Allah SWT selalu berbohong,”imbuhnya. 

Ditempat yang sama, KH Salwa Arifin, menyampaikan terimakasih kepada keluarga besar Ponpes Salafiyah Syafi’iyah yang telah memberikan kepercayaan dan amanah untuk maju sebagai calon sebagai Bupati Bondowoso. Selain itu kepada para alumni yang telah memberikan dukungan penuh dan ikhlas.

“Diacara silaturrahim ini, saya minta kepada para tokoh masyarakat dan alumni untuk terus menjaga kekompakan hingga pada pemilihan nanti,”kata KH Salwa Arifin. Wakil Bupati ini mengaku, sejak awal dirinya memang tidak berminat untuk maju sebagai calon Bupati Bondowoso. Namun, karena banyaknya desakan, aspirasi dari para masayich, tokoh masyarakat dan alumni, sehingga tidak bisa menolak, meskipun tidak mempunyai persiapan materi.

“Oleh karena itu, saya tegaskan kepada para kiyai, tokoh masyarakat, alumni dan seluruh masyarakat Bondowoso, bahwa saya siap maju sebagai bakal calon Bupati Bondowoso tahun 2018 mendatang, dengan julukan “SABAR”,kata Kyai Salwa.(*)

Sebelumnya Tipiring Shabara Polres Pasuruan Tindak Penjual Miras dan PSK.
Selanjutnya Kapolres Pasuruan Hadiri Syukuran Bhayangkara FC.