KH. Salwa Arifin Siap Jadi Calon Bupati Bondowoso.

KH. Salwa Arifin Siap Jadi Calon Bupati Bondowoso.

Dilaporkan oleh : Hery Masduki

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten Bondowoso, yang dihadiri oleh semua pengurus Cabang dan Anak Cabang, secara aklamasi mengusung Kiai Salwa Arifin, sebagai calon tunggal menuju Pilkada serentak 2018. Selain peengurus DPC dan PAC yang hadir dalam Rapimcab tersebut diantaranya, Majelis Syariah PPP, KH Moh. Hasan Abdul Mu'is dan Syuriah NU sekaligus Ketua MUI Bondowoso, Kiai Asy'ari Pasha. 

Hadir juga pengurus DPW PPP Jatim, KH. Imam Tahir dan Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga DPW PPP Jatim, Abdul Rosyid serta Wakil Sekjen DPP PPP, Muhammad Choirul Soleh Rasyid.

Hasil keputusan Rapimcab salah satunya, menetapkan kader terbaiknya, KH Salwa Arifin untuk diusulkan ke DPP PPP di Jakarta untuk mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon Bupati 2018 mendatang, sehingga diharapkan kepada seluruh kader untuk bersatu memenangkan calon yang diusung PPP. KH Salwa Arifin. Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, sebagai kader partai yang baik, tentunya harus siap ketika dibutuhkan. Apalagi keputusan tertinggi berada di forum rapat, dan ketika hasil rapat memutuskan untuk mencalon kadernya, maka keputusan itu harus diterima.

"Dengan tulus dan ikhlas saya menerima usulan PAC PPP se Bondowoso dan berterima kasih atas kepercayaannya kepada saya," kata Kiai Salwa Arifin. Sabtu (11/11/2017). 

Kiai Salwa Arifin yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Bondowoso mengemukakan, dirinya yang diusulkan untuk maju menjadi bakal calon Bupati merupakan aspirasi para masayikh dan masyarakat. "Aspirasi ini diusulkan lebih awal oleh para masayikh, yang dikuatkan oleh PAC PPP di Bondowoso, maka saya tidak bisa menolak, ketika para masayikh menghendaki saya untuk maju sebagai bakal calon Bupati," tegasnya.

Meski tidak punya keinginan, pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Tangsil Wetan ini meminta kepada PAC PPP di Bondowoso untuk 'bertanggungjawab' memenangkan dirinya dalam Pemilukada yang akan berlangsung Rabu, 27 Juni 2018. "Saya tidak punya keinginan, ambisi dan tidak punya persiapan.Konsekuensi kembali kepada yang mencalonkan,"ujarnya. 

Ketua Majelis Pertimbangan Cabang PPP Kabupaten Bondowoso ini mengulas tentang sosok kepemimpinan yang ideal. Namun yang terpenting menurut Kiai Salwa adalah sikap amanah. "Pemimpin itu harus kuat fisik dan pikiran, tetapi yang terpenting adalah amanah, dan jika terpilih menjadi Bupati Bondowoso periode 2018-2023, akan membawa Bondowoso menjadi lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera,”imbuhnya.(*).

Sebelumnya Belum Sempat Bawa Kabur Hasil Curian, Pria Ini Keburu di Tangkap.
Selanjutnya Reklame Jatim Park Purwosari Tumbang