Kinerja BPN Surabaya 1 Mlempem, BPN Pusat Wajib Turun Tangan

Kinerja BPN Surabaya 1 Mlempem, BPN Pusat Wajib Turun Tangan

 

Sistem Pelayanan Publik di BPN Surabaya 1 patut dievaluasi, sungguh ironis jam kerja yang seharusnya melayani masyarakat dalam menangani kebutuhan surat menyurat. Namun banyak masyarakat yang kecewa atas layanan BPN. Hal ini dikarenakan tidak tepatnya waktu masuk kerja usai jam istirahat.

Staf pegawai BPN setelah jam istirahat masih saja belum duduk di kursi untuk bertugas melayani masyarakat. Hampir setengah jam lebih kursi pegawai tak diduduki oleh petugas untuk menerima pelayanan.

Awalnya sempat terjadi bersih tegang di bagian informasi tersebut, jam didinding sudah jam 13.30 menit. Tapi tidak ada petugas satu pun di bagian tersebut, bahkan sempat terjadi celetukan masyarakat yang sudah mengantri untuk mengurus surat menyurat. "masak sampai jam segini tidak ada petugas sama sekali, kalau kayak gini saya bisa rugi waktu dan tenaga. Mana jaraknya jauh pula, bisa-bisa besok saya gak kerja lagi soalnya akan kesini lagi",ujar warga yang merasa kecewa terhadap kinerja petugas BPN tersebut.

Mengetahui kejadian tersebut, pihak LSM langsung berkomentar dan minta media untuk mendokumentasikan. Namun sempat bersih tegang dengan pihak security dikarenakan tidak boleh mengambil gambar. "maaf mas, dilarang foto-foto disini, ini sudah prosedur",tegur security tersebut kepada wartawan yang sempat mengambil gambar.

Sontak saja NANO selaku ketua LSM GARAD yang mendengar teguran tersebut langsung ber argumen dan memberikan pengertian "maaf itu prosedur dari mana? ini tempat pelayanan yang seharusnya melayani masyarakat dengan baik. Kalau memang tidak boleh di dokumentasikan, tolong kasih tau prosedurnya dimana? sedangkan jelas disini pelayanannya sangat buruk dan mengecewakan masyarakat banyak",ujar NANO dengan nada geram.

Setelah ada benturan dan bersih tegang baru dipanggilkan petugas-petugas tersebut, hal tersebut semakin membuat masyarakat semakin memperlihatkan kekecewaannya "saya sudah datang sebelum jam istirahat tadi, lah ini jam istirahat sudah selesei malah melebihi jam belum juga ada petugasnya.

Beruntung juga ada pihak LSM yang tadi sempat bersih tegang, jadi segera dihadirkan petugasnya. Coba kalau tidak ada singgungan, ya mungkin sampai sekarang kami harus menunggu waktu yang tidak menentu" ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

"kami datang untuk konfirmasi terkait investigasi kasus dugaan tanah negara yang sudah diperjual belikan. Disini malah mendapatkan peristiwa seperti ini" ujar Nano GARAD saat dilokasi.
Masih Nano "saya juga sempat kecewa, padahal di situ sudah ditulis jika mengalami kesulitan untuk segera menemui pimpinan. Sedangkan untuk menemui pimpinan harus bersinggungan dengan bawahan dulu. Sampai harus bersih tegang dulu, berarti gak ada gunanya dong tulisan tulisan tersebut?, ujar Nano geram.BPN Pusatwajib turun tangan memantau jajaran di daerah. Biar tidak seenaknya, mereka itu digaji dari uang rakyat.(fik)

 

Sebelumnya Naning Afriske Dipastikan Melahirkan Dalam Tahanan
Selanjutnya Satreskoba Polres Bondowoso Tangkap Dua Orang Pengedar Pil Koplo Ditempat Berbeda