Komplotan Residivis Curas, di Tembak Polisi.

Komplotan Residivis Curas, di Tembak Polisi.

SURABAYA, suara-publik.com - Tiga dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan (jambret) ditembak Anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya,karena mencoba melarikan diri saat ditangkap.

Ke empat pelakunya yakni, Chaidir Ali (19) asal Jalan Dupak Bangunrejo Gg. 1, NA (17) asal Surabaya, Fathor Rozi (21) asal Jalan Tambak Asri Surabaya dan Sahrullah (20) asal Jalan Tambak Asri Gg. 29 Surabaya.

Diketahui, keempat pelaku merupakan pelaku kejahatan dengan modus memepet selanjutnya menarik paksa tas milik korban hingga korban terjatuh.

"Dari keterangan pelaku, ada 21 kali melakukan jambret di Surabaya. Kami menangkapnya setelah melalukan penyelidikan secara estafet dan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan informasi ciri pelaku untuk pengungkapan kasus ini," ujar Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra.

Modus operandi komplotan pelaku ini adalah terlebih dulu hunting mencari sasaran atau korban, selanjutnya membuntuti korban. Kemudian tersangka langsung menarik tas milik korban hingga korban terjatuh.

" Adapun wilayah yang pernah diobok-obok komplotan curas ini diantaranya, JL. Jagir Wonokromo ( jembatan layang ) Surabaya pada Rabu 3 Juni 2020 sekitar jam 00.30 Wib, JL.Arjuna (depan PN Surabaya ) pada 18 Juni 2020, JL.Raya Dupak depan Adiyasa Surabaya, JL.Arjuna depan pom bensin, Jl. Rajawali (turunan JMP), Jl.Margomulyo (turunan rel), Jl.Wonokromo (jembatan layang), Jl.veteran (depan polres), Jl.Kalianak, pasar PPI, Jl.Urip Sumoharjo, Kebun Binatang Surabaya (arah jembatan layang), Jl.Kedung Cowek, Jl.Pasar Kembang, Jl. Pandigiling, Jl. Diponegoro( arah jembatan), Jl.Kedungdoro (depan NAV), Jl.Dupak, Jl. Demak (pasar tembok) dan Jl. Sukomanunggal Surabaya," sebut Iptu Agung.

Dari pengungkapan kasus curas ini, anggota Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan barang bukti berupa, hp oppo A3s, hp nokia, Hp evercross, Hp samsung, HP Realme, dompet panjang warna coklat, dompet coklat pendek dan dompet hitam pendek. Kini komplotan pelaku curas itu dijebloskan dalam sel tahanan Mapolrestabes Surabaya dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (tom)

Sebelumnya ASDP Banyuwangi, Bantu Alat Rapid Test Pada 1500 Pengemudi Truck Logistik.
Selanjutnya Gadaikan Sepeda Motor Teman, Residivis Kambuhan Ini Dijebloskan Penjara.