Kursi Yani di Goyang, Menteri Dari PPP di Gugat Cerai

Kursi Yani di Goyang, Menteri Dari PPP di Gugat Cerai

Sungguh sebuah kisah yang dramatis, dimana seseorang sukses dalam kariernya namun gagal dalam membina rumah tangga. bagaimana tidak, seorang pria yg menjadi Menteri Peumahan Rakyat harus menghadapi gugatan cerai sang istri. 

Jakarta, Suara-Publik.com-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini tengah mendapat masalah yang cukup rumit. Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, diterpa isu digugat cerai sang istri Carolina binti M Gandhi. sementara Ahmad Yani vokalis DPR RI yang lagi naik daun, kini kursi Dewannya di permasalahkan oleh KPU dan Panja Mafia Pemilu.

Panja Mafia Pemilu terus mendalami dugaan kursi 'haram' anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Ahmad Yani.Setelah meminta keterangan Komisi Pemilihan Umum siang ini, panja akan memanggil panitera Mahkamah Konstitusi.

Panitera diminta untuk menjelaskan mengenai amar putusan nomor 80/PHPU.C-VIII/2009 yang menyebutkan penambahan 10.417 suara kepada Ahmad Yani sehingga berhak meraih kursi PPP di DPR dari dapil Sumatera Selatan I.

"Nanti panitera akan dipanggil dan juga kami minta kebesaran hati MK untuk bisa klarifikasi masalah ini," ujar Ketua Panja, Chaeruman Harahap, usai sidang panja di DPR, Jakarta, Selasa 13 September 2011.

Amar putusan MK tersebut, tidak menyebutkan suara partai apa yang dikurangi terkait ada penambahan suara tersebut. "Penjelasan panitera MK sangat penting dalam mengambil keputusan KPU," kata Chaeruman.

Oleh karena itu, menurut Chaeruman, kasus sengketa suara pemilu antar caleg PPP di Sumsel I ini hampir sama dengan yang terjadi pada dapil Sulsel I. Yang berbeda hanya di dapil Sulsel I sengketa terjadi tidak antar caleg satu partai karena Dewi Yasin Limpo dari Hanura, sementara yang memperoleh kursi adalah Mestriyani Habie dari Gerindra. "Penjelasan panitera MK sangat relevan dengan ini," kata Chaeruman.

Apakah panja juga akan memanggil Ahmad Yani, Chaeruman menyatakan bahwa itu tergantung perkembangan penelusuran panja ke depannya. "Ya, kita lihat kemungkinan sejauh mana perkembangannya," imbuhnya.

sementara itu Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa digugat cerai sang istri, Carolina binti M Gandhi Kaluku. Gugatan cerai dilayangkan pada Selasa 12 September 2011.

"Nomornya 1829/pdt.G/2011/Pa.JS. Bu Carolina kemarin datang sendiri tanpa didampingi pengacara," kata Tamah petugas Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Pengadilan Agama Jakarta Selatan sudah menunjuk Wakil Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan Yasardin untuk menjadi ketua majelis gugatan cerai istri Menteri Suharso. Tetapi, pelaksanaan sidang perdana belum bisa diputuskan.

"Bila nanti sidang perdana kedua belah pihak hadir, maka mediasi bisa langsung diajukan," kata Tamah. Pengadilan Agama Jakarta Selatan hingga kini belum mengetahui apakah Menteri Suharso akan hadir sendiri atau diwakili pengacara.

Dalam kasus sejenis ini, Tamah mengakui selama dua tahun bekerja di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, baru kali ini seorang menteri aktif digugat cerai istri. "Kalau yang mantan menteri banyak," ujar dia.

Salah seorang pegawai Kemenpera yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sudah satu bulan lalu kabar miring tersebut menjadi buah bibir para pegawai Kemenpera. Karena itu, mereka mengaku tak terlalu kaget setelah Istri Suharso, Carolina Kaluku, mendaftar gugatan cerai di pengadilan Agama Jakarta Selatan. Keretakan hubungan rumah tangga sang Menteri sudah lama jadi perbincangan di kator. sehingga saat media ramai membicarakan kasus gugatan cerai “Kami sudah mendengar kabar ini beberapa minggu lalu soal Pak Menteri akan dicerai istrinya, namun baru sekarang muncul di media massa,” kata pegawai tersebutdi kantornya, Selasa

Sementara, Menteri Suharso belum bisa dihubungi,sedang Ahmad Yani menyangkal kalau kursinya di DPR RI itu tidak syah. Karena justru Yani menggugat di MK karena banyak kehilangan suara disaat Pemilu lalu sehingga PPP dapat kursi yang kini dia duduki.Foto: Oke(kus,Viv)
 

Sebelumnya Terlalu Vokal Ahmad Yani Digoyang, KPU Pun Ragukan Keabsahan Kursi Ahmad Yani
Selanjutnya Jambret Kusuma Bangsa di Hadiahi Timah Panas