Lapan Lakukan Pemetaan di Banyuwangi.
Foto: Tim Lapan saat lakukan pemetaan dengan pesawat Drone Mini di Banyuwangi.

Lapan Lakukan Pemetaan di Banyuwangi.

Laporan : Mas Ari Hidayat BANYUWANGI, Suara-Publik.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) datang ke Banyuwangi untuk melakukan pemetaan di beberapa wilayah, "Kami ke Banyuwangi untuk melakukan pemetaan di dua tempat," kata Atik Bintoro, Ketua Tim Pemantau Lapan, rabu (11/7).

Menurutnya, Tim Lapan melakukan pemetaan di dua wilayah, Desa Jajag, Kecamatan Jajag, dan Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Didua desa ini, Lapan memetakan sejumlah lokasi dengan menggunakan pesawat drone mini.

Didalam pengambilan pemetaan gambar secara 3 dimensi (3D) dari udara di sepanjang jalur sungai yang dilewati banjir bandang. Selain itu, pengambilan gambar tersebut dilakukan sebanyak 8 kali dengan durasi 30 menit setiap penerbangan, dan sedikitnya menghasilkan gambar sebanyak 3000 gambar.

“Dengan cara ini kami bisa memetakan perkiraan berapa kubik material lumpur, tumpukan pasir, dan air yang terbawa oleh banjir,” jelas Atik.

Ia menambahkan, pemetaan menggunakan pesawat drone tersebut juga bisa digunakan sebagai bahan analisis yang terintegrasi bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) apabila dibutuhkan.

“Apabila dibutuhkan untuk analisis integrasi bencana alam, kami siap bekerja sama dengan PVMBG,” katanya.

Kepala Desa Jajag, Suparno mengatakan, pemotretan udara dilakukan oleh tim Lapan untuk kepentingan perencanaan pembangunan tata ruang wilayah Desa Jajag. Termasuk juga mengetahui dan memetakan potensi kawasan Jajag.

Diharapkan, dengan menggunakan teknologi, kebijakan pembangunan yang diambil nantinya lebih tepat sasaran.  "Saat akan membangun kawasan industri misalnya, UMKM, atau parisiwata, kami tidak salah tata letak, sehingga kami bisa tahu daerah-daerah mana yang perlu pembangunan," katanya.

Pihak Lapan, kata Kades, mempersilahkan masyarakat atau instansi yang ingin mengundang Lapan untuk memetakan wilayahnya. "Mekanismenya dengan mengirimkan undangan bersifat resmi dan melalui sejumlah prosedur yang harus dilewati,"pungkasnya.

Sebelumnya Forpimda Pasuruan Serta Stake Holder Lainya, Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke 72.
Selanjutnya Pavingisasi Akses Jalan, Pemdes Bajulmati Ajak Rembug Pedagang Pasar