Lapas Medaeng, Sarang Narkoba, Tahanan Bisa Jual Sabu Sistem Ranjau

Lapas Medaeng, Sarang Narkoba, Tahanan Bisa Jual Sabu Sistem Ranjau

Surabaya Suara-Publik. Lagi-lagi jaringan Lapas Medaeng menyebarkan perdagangan sabu system ranjau. Unit Reskrim Polsek Jambangan Surabaya menangkap 2 orang penyalahgunaan narkoba jaringan Lapas Medaeng, Dua orang tersebut di antaranya merupakan pengecer dan pengedar

 

"Barang tersebut didapat dari napi jaringan Lapas( medaeng) ungkap Kanit Reskrim Polsek Jambangan Ipda Agus Widodo,

 

Dua orang tersebut, Ahmad Nur Hakim(27) merupakan pengecer asal jalan Pakis Gunung III/4-C dan Muhammad Kisawa Sidi(22) merupakan pengedar asal jalan Pakis Gunung I /60-B Surabaya.

 

"Pengungkapan ini berawal pada hari jum'at 12 mei 2017 sekitar pukul 22.00 wib di jalan Pakis Gg.III dilakukan penangkapan terhadap Ahmad Nur Hakim dan ditemukan barang bukti 1 poket sabu sabu seberat 0,42 gram.

 

Sabu sabu tersebut adalah pesanan dari seorang berinisial JO(DPO), tersangka Ahmad mengaku  membeli sabu sabu tersebut dari Muhammad Kisawa Sidi seharga 350 ribu, 

 

Selanjutnya, anggota kami melakukan pengembangan sekitar pukul 23.00 wib di Kost jalan Wonokitri Gg.1 Surabaya, anggota kami berhasil menangkap Muhammad Kisawa dan pada saat dilakukan pengeledahan ditemukan barang bukti 1 poket sabu sabu seberat 0,48 gram , timbangan digital, alat hisap sabu dan klip plastik." pungkas Ipda Agus Widodo, Kanit Reskrim Polsek Jambangan, selasa (16/5/2017).

 

Setelah diintrogasi tersangka Muhammad mengaku mendapat barang sabu sabu tersebut dari" Yuli" seorang Napi medaeng

 

"Dibeli dari napi bernama " Yuli"Lapas medaeng seharga Rp.1,3 juta. Tersangka Muhammad Kisawa mengaku baru dua kali transaksi membeli sabu dengan sistem ranjau dan untuk pembayarannya dibayar via transfer," ucap Agus Widodo.

 

Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) UU RI no.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. Polsek Jambangan pun akan bekerja sama dengan Rutan kelas 1 Medaeng untuk meminimalisir jaringan narkoba dari dalam Lapas. (TOM).

Sebelumnya Farawell Parade Hiasi Pisah Sambut Kapolres Bondowoso
Selanjutnya Pengecer Togel Prapat Kurung Tegal, Tak Berkutik di Sergap Aparat