Lebaran Sudah di Depan Mata, Gang Sono Tretes Masih Bergelora.

Lebaran Sudah di Depan Mata, Gang Sono Tretes Masih Bergelora.

Laporan: Iwan Dayat.

Pasuruan Suara-Publik.Com Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah sudah tinggal beberapa hari kedepan, namun aktifitas perdagangan lendir di gang Sono Tretes kabupaten Pasuruan masih menggelora.

Aktifitas wisata sahwat di daerah yang dikenal dengan hawa dinginya ini Pada bulan Ramadhan meredup. Namun aktifitas pekerja, mucikari dan perantara masih terjadi dengan kemasan yang lebih rapi dan penampilan para penjaja cintanya lebih tertutup dalam berbusana.

100%

Selain gang Sono, Para penikmat wanita Tretes juga kerap kali berburu di gang Bakwan, Gang Mawar, Puncak pesanggrahan yang dikenal dengan wisma Top 10 dengan harga pramusaji sahwat dengan bandrol antara 600.000 hingga 1 juta rupiah untuk short time nya ( per tiga jam).

Ada juga wisma Watu Adem yang berada di wilayah Desa Pencaluan kecamatan Prigen. Menurut para perantara (Makelar) antara pelanggan kepada para penyedia jasa sahwat, Saat ini yang beraktifitas hanya tinggal beberapa pekerja. " Sudah banyak yang pulang mas, disini yang ada tinggal di wisma Gang Sono lainya sudah tutup. Kalaupun ada itu pekerja dibawah dari bawah Pandaan atau Jagil, " Tukas Eko salah satu perantara.

Selain pekerja Tretes, Villa Tretes juga acap kali digunakan oleh sepasang muda-mudi maupun pasangan setengah baya dari kota Surabaya dan kabupaten Sidoarjo. Tretes sebelum gang Sono dikenal dulu ada kompeks prostitusi terbesar yang dikenal dengan kampung Bara 'an namun pada era presiden Abdurrahman Wahid atau dikenal dengan Gus Dur kampung penjaja wanita penjaja cinta ini ditutup.

" Saat ini tamu villa sepi, Kalaupun ada itu cuma beberapa dan tidak menginap karena sudah menjelang lebaran, " Tambah Eko, (dyt).

Sebelumnya Saat Mau Turunkan Baliho, Panwas Kota Blitar di Hadang Puluhan Warga dan Kader PDIP.
Selanjutnya Alumni MTsN Situbondo 98 Buka Bersama, di Mak Lika Ladangan.