Ledakan Gas Elpiji Guncangkan  Desa Bataan, Empat Orang Korban Terluka

Ledakan Gas Elpiji Guncangkan Desa Bataan, Empat Orang Korban Terluka

BONDOWOSO, Suara Publik - Desa Bataan RT.33. RW. 10, Dusun Krajan, Kecamatan Tenggarang Bondowoso dikejutkan dengan adanya ledakan tabung gas elpiji hingga mengakibatkan satu rumah hancur berantakan. Selain korban rumah, ada 4 orang menjadi korban dan mengalami luka serius.

            Empat korban yang mengalami luka bakar tersebut diantaranya, Sutrisno, (60) dengan istri dan anaknya Hatijah,(50), Doni Prasetyo, (24), dan Sahril (52) yang juga karyawannya yang saat ini dirujuk ke RS Subandi Jember.

            Kepala Desa Bataan, Hariyanto, mengungkapkan, kejadian ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 21.40, WIB, saat itu dirinya mengaku sedang diluar rumah. namun, tiba-tiba ada telpon dari warga bahwa didepan rumahnya telah terjadi ledakan hebat seperti bom yang sempat menguncang desanya.

            “Saat itu pula saya langsung pulang, dan ternyata saya melihat kondisi rumah sudah berantakan, sedangkan 4 orang korban sudah berada diatas mobil untuk dilarikan kerumah sakit,”kata Kades Bataan. Selasa, (25/04/2017).

            Namun, Kades tidak bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait ledakan tersebut, karena menurut dia, kasus ini sudah ditangani kepolisian sektor Tenggarang, sehingga tidak berani memberikan keterangan akibat dari ledakan tersebut.

            “Meski TKP berada persis didepan rumah saya, tapi saya tidak berani memberikan keterangan terkait akibat ledakan ini, karena takut salah, biar polisi yang meberikan keterangan,”katanya Hariyanto.

            Menurutnya, pemilik rumah yang sekaligus korban tersebut adalah penjual gas elpiji, dan kejadian ledakan ini sudah yang keduakalinya. Namun saat terjadi ledakan yang pertama tidak mengakibatkan korban.

            “Beruntung tidak terjadi banyak korban disekitar ledakan, termasuk keluarga saya, karena sebelum ledakan itu terjadi anak saya yang berumur 5 tahun baru datang dari rumah korban, Alhamdulillah anak saya selamat,”ujar Kades.

            Sementara itu, Kapolsek Tenggarang, AKP Sudjatmiarto,SH., melalui Bripka Firman, mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat di Desa Bataan telah terjadi ledakan gas elpiji dirumah Sutrisno, yang mana saat ini kondisi rumah korban hancur berantakan.

            “Ledakan itu terjadi akibat percikan api, pada saat korban yang diduga sedang melakukan pengoplosan, dari tabung gas 3 kilogram dipindahkan ke tabung gas 15 kilogram,”kata Firman.

            Saat itu, petugas langsung turun ke TKP membantu mengevakuasi korban dengan dibantu warga setempat untuk dilarikan kerumah sakit untuk mendapat pertolongan, karena korban mengalami lubaka yang serius. Semantara api yang sempat membakar rumah langsung dipadamkan oleh tim pemadam kebaran yang dibantu warga.

            “Dan dapat diketahui juga korban saat ini dirujuk kerumah sakit dokter Subandi Jember karena mengalami luka yang cukup serius diseluruh tubuhnya,”ungkapnya.

            Ketika ditanya terkait dugaan korban sedang meindahkan gas dari tabung gas tiga kilogram ke tabung gas 15 kilogram, Firman membenarkan bahwa informasi dari masyarakat, korban diduga sebagai pelaku pengoplosan gas elpiji.

            “Memang benar, jika korban ini diduga sering melakukan pengoplosan gas elpiji dari tabung gas yang bersubsidi ke tabung gas non subsidi,”terangnya.

            Firman menegaskan, jika kemudian korban Sutrisno, benar-benar terbukti melakukan pengoplosan, maka Kepolisian akan mengambil tindakan tegas untuk memproses pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

            “Saat ini kami telah mengamankan BB berupa puluhan tabung gas elpiji, berbagai ukuran, 6 buah tabung gas ukuran 15 kilogram, 84 tabung gas ukuran tiga kilogram, 2,4 kilogram karet, 1,1 plastik segel, 1 buah alat dari logam besi, tiga buah pipa kecil dan 2 buah obeng,”tegasnya.

            Untuk membuktikan kalau kejadian tersebut meladak pada saat sedang melakukan pengoplosan, pihaknya akan mendatangkan tim laboraturium forensic (Labfor) dari Polda Jatim, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk penyelidikan penyebab kejadian ledakan itu.

            “Makanya kasus ini kita limpahkan ke Polres Bondowoso, untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,”imbuhnya. (her)

Sebelumnya Hakim Tipikor Vonis Dua Orang Koruptor Penambahan Daya Listrik
Selanjutnya Satreskoba Polres Bondowoso Tangkap Dua Orang Pengedar Pil Koplo Ditempat Berbeda