LSM Gerah, Tuntut Dinkes Tindak Praktek Kesehatan Ilegal.
Foto: Salah satu tempat praktek pengobatan yang diduga ilegal.

LSM Gerah, Tuntut Dinkes Tindak Praktek Kesehatan Ilegal.

Laporan Nur Wahyudi.

Gresik,suara-publik.com Ketua DPD Jatim LSM GERAH, Jim Darwin meminta pihak berwenang menertibkan semua kegiatan praktik kesehatan ilegal bukan dokter, tetapi melakukan praktik layaknya dokter dan disinyalir banyak terjadi diwilayah Gresik. "Kalau berdasarkan pengamatan saya, di Gresik banyak perawat yang melakukan praktik seperti dokter, tapi jumlah pastinya saya tidak tahu persis. Perawat boleh praktik, tetapi sesuai kompetensinya, bukan seperti praktik dokter," kata Pria yang akrab di sapa Bang jim ini. Kamis (17/5).

Perawat, ia melanjutkan, bisa membuka praktik, bahkan ada regulasi yang mengaturnya, yakni Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 17/2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/MENKES/148/2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat. Namun, praktik yang diperbolehkan berdasarkan aturan itu adalah sesuai dengan kompetensi seorang perawat, bukan praktik layaknya dokter yang banyak terjadi di sejumlah lokasi.

Tugas dan kompetensi perawat adalah melakukan asuhan keperawatan yang berarti melakukan perawatan, seperti memasang infus, merawat luka, ganti perban, dan jenis perawatan lain, bukan mengobati. Menurut Jim Darwin, perawat boleh mengobati, tetapi dengan menggunakan obat yang dijual bebas di toko obat karena jenis itu memang tidak berbahaya, seperti analgetik, vitamin, dan mineral.

Untuk jenis obat narkotik (Opait) seperti tramadol dan fentanil, jenis obat psikotropika obat tidur aprazolam, jenis obat keras daftar G "Gevaarlijk" atau obat berbahaya harus dengan pengawasan dan resep dokter.

Terkait kegiatan ilegal yang dilakukan Edi salah satu Perawat di Puskesmas Pembantu Wilayah Laban, Menganti dengan membuka praktik kesehatan serta memberikan obat dan injeksi kepada pasien layaknya seorang dokter, ia mengatakan harus ada tindakan dan penertiban dari Dinas Kesehatan Gresik.

"Terlepas orang itu perawat atau bukan, yang jelas orang itu bukan dokter sehingga tidak boleh melakukan praktik seperti dokter. Ini termasuk penipuan dan tindakannya bisa membahayakan masyarakat. Ini merupakan kasus pidana sehingga menjadi wewenang polisi dalam melakukan tindakan," ujarnya.

Jim berharap pihak berwenang menindak oknum yang melakukan tindakan pidana. Termasuk apotek yang menjual obat berbahaya dan daftar G dengan bebas juga menyalahi aturan karena bisa membahayakan masyarakat.

Sebelumnya Densus 88 Geledah Rumah Fauzan, Terduga Teroris di Dukuh Pakis.
Selanjutnya JPU Tuntut 2 Budak Sabu 9 Tahun Penjara.