LSM Jas Merah Laporkan Dugaan, Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Bupati Bondowoso.
Foto atas: Ilham Mulyadi usai melaporkan ke Polres Bondowoso. Foto bawah: Surat edaran penggalian dana yang diduga tanda tangan dan stempelnya palsu.

LSM Jas Merah Laporkan Dugaan, Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Bupati Bondowoso.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Dugaan pemalsuan tanda tangan dan stempel Bupati Bondowoso, terkait kegiatan turnamen sepak bola di desa Tangsil Wetan Wonosari akhirnya dilaporkan ke Polisi oleh Ilham Mulyadi. Senin, (24/6/2019). Sementara tanda tangan dan stempel Bupati yang berwarna merah itu digunakan untuk minta sumbangan, sehingga berapa lembaga tidak bisa menolak ketika dimintai sumbangan.

Ketua Jas Merah, Ilham Mulyadi membenarkan jika pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bondowoso. Karena menurut Ilham, dengan adanya serkiler yang berstempel dan tanda tangan Bupati, telah merugikan nama KH Salwa Arifin sebagai pimpinan di Bondowoso. "Saya melaporkan kasus ini ke Polres agar bisa mengungkap siapa yang membuat stempel dan yang menandatanganinya," kata Ilham.

Menurutnya, seharusnya panitia penyelenggara turnamen sepak bola itu tidak perlu memakai tanda tangan dan stempel Bupati, apalagi warna stempelnya berwarna merah, sehingga panitia dianggap telah merugikan masyarakat Bondowoso. "Saya minta ke Polisi agar mengungkap kasus ini, dan apa motivasinya memakai nama Bupati, dan saya minta Polisi segera menangkap orang yang membuat tanda tangan dan stempel itu,"tegasnya.

100%

Informasi yang dihimpun, tanda tangan itu diakui oleh Bupati. Namun tanda tangan itu sudah berubah karena diduga di scaner. Karena posisi tanda tangan berubah miring. Sebelumnya kasus ini telah viral di media sosial (medsos), sehingga mayoritas nitizen menghendaki kasus ini ditangani serius oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya Peringati Hari Jadi Bondowoso ke 200, Disdikbud Gelar Budaya Seni Rupa.
Selanjutnya Tertangkap Basah Bawa Sabu, Setiawan Alias Kenceng Jadi Pesakitan.