LSM Ledak Akan Laporkan Kaplingan Bodong di Gresik, Diantaranya CV. Sumber Barokah.

LSM Ledak Akan Laporkan Kaplingan Bodong di Gresik, Diantaranya CV. Sumber Barokah.

Gresik, suara-publik.com - Dewan Pertimbangan DPP LSM LEDAK, Haji Marlan mengaku akan melaporkan adanya pengkavlingan lahan pertanian sawah produktif CV Sumber Barokah di Desa Hendrosari, Menganti Kabupaten Gresik ke Polda Jatim karena diduga telah melanggar aturan.

Haji Marlan mengatakan pengkavlingan lahan tersebut diduga akan digunakan untuk permukiman yang terindikasi bertentangan dengan berbagai macam aturan.

Sebab, kata dia, kawasan tersebut merupakan lahan pertanian produktif. “Itu tidak sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Undang-undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Perpres RI Nomor 59 tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gresik Tahun 2010 - 2030 ” kata Haji Marlan, saat ditemui di Sekretariat DPP Pusat LEDAK, Selasa (12/1).

Menurut dia, sebagai pihak yang memiliki fungsi kontrol sosial pihaknya peduli terhadap lingkungan dan kepentingan masyarakat luas. Karena itu dia meminta para pengusaha tanah kavling tersebut melihat terlebih dahulu segala aturan dan mengkaji lebih dalam lagi sebelum melakukan tindakan sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Harusnya mereka membaca dan mengkaji dulu aturannya supaya nanti tidak menimbulkan masalah. Iya kalau diizinkan oleh pemerintah, kalau tidak nanti yang repot para konsumen yang membeli tanah kavling itu, bagaimana nanti mengurus sertifikatnya kalau sampai tidak dapat izin alihfungsi,” katanya.

Pria yang akrab di sapa Mbah Lan ini menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan proses jual beli lahan selagi tidak merubah fungsi peruntukan lahan tersebut.

“Kami tidak melarang jual beli tanahnya, cuma kalau belinya tanah kavling dapatnya sawah gimana. Intinya jangan sampai nanti merugikan masyarakat,” tandasnya.

Sementara mengenai, kelanjutan persoalan tersebut pihaknya akan merundingkan terlebih dahulu dengan Ketua DPP LEDAK Gresik terkait rencana membuat pelaporan resmi ke Polda Jatim. “Kita rapatkan, ini kita bawa ke tingkat wilayah mengenai kasus ini," pungkasnya.

Terpisah, Pihak Polda Jatim melalui unit tipiter saat di hubungi awak media menyebut jika kasus CV Sumber Barokah bisa di kategorikan Pidana, "Sebenarnya ini ranah Humas mas yang menjawab, tapi memang iya (Pidana)," singkat salah satu perwira yang enggan namanya di online-kan.(suliman)

Sebelumnya Kapolres Gresik Pimpin Patroli Skala Besar, Dukung PPKM Tekan Covid-19.
Selanjutnya Hampir Setahun Sembunyi di Kampung Padat Penduduk, Akhirnya Ular Ini Ditangkap Warga.