Lucy Kurniasari: Pemkot Surabaya Jangan Anaktirikan Pekerja Seni dan Hiburan.
Foto: Lucy Kurniasari Foto Model Profesional. Yang juga Anggota DPR RI.

Lucy Kurniasari: Pemkot Surabaya Jangan Anaktirikan Pekerja Seni dan Hiburan.

Surabaya, suara-publik.com - Lucy Kurniasari seorang model terkenal yang kini alih profesi sebagai politikus. Tergerak hatinya untuk membela pekerja seni yang menjadi komunitasnya saat dirinya melenggak lenggok diatas matras modelling dan bergaya didepan kamera.

Foto Model profesional ini, adalah sosok wakil rakyat yang sangat memperhatikan keluhan warga. Pekan lalu Lucy blusukan di Kupang Krajan Masjid Kecamatan Sawahan memberikan 55 paket sembako pada warga. Guna memenuhi kebutuhan nutrisi warga setempat.

Lucy juga mendengar keluhan sebuah Group Band yang tidak bisa manggung mengais rejeki untuk menghidupi keluarganya. Lucy tergerak hatinya, dimana dirinya juga pekerja seni.

Lucy menyesalkan Pemkot Surabaya yang terkesan menganaktirikan pekerja seni dan hiburan. Menurut Lucy, larangan beroperasinya hiburan malam di Surabaya memang patut dipertanyakan. Larangan itu menimbulkan kesan bahwa Pemkot menganaktirikan pekerja seni dan pekerja hiburan.

"Kalau Pemkot Surabaya mau adil, ya larang saja semua bidang pekerjaan di era pandemi covid-19. Jangan bidang pekerjaan lain dibolehkan, namun bidang tertentu dilarang, kata mantan model profesional ini.

Masih Lucy Kurniasari, anggota Fraksi Demokrat DPR RI. Lagi pula, Pemkot Surabaya mencabut PSBB atas dasar pertimbangan ekonomi. Karena itu, beri saja semua bidang pekerjaan beroperasi selama mereka melaksanakan protokol kesehatan.

Bila nantinya mereka tidak mentaati protokol kesehatan, Pemkot dapat mencabut izinnya. Dengan begitu, Pemkot sudah berlaku adil kepada semua bidang pekerjaan dan konsisten dengan alasan mencabut PSBB karena faktor ekonomi, tegas Lucy.

Sebelumnya Lucy Kurniasari Anggota DPR RI, Dukung Aksi Damai Revisi Perwali 33 Tahun 2020.
Selanjutnya Tetap Komitmen Dukung Kaji Sholah Maju Pilkada 2020. Ini Kata Ketua PKB Lamongan.