Melawan Saat di Tangkap, Sopir Ojek Online di Dor.
Foto: Tersangka dengan kaki diperban diapit petugas.

Melawan Saat di Tangkap, Sopir Ojek Online di Dor.

Laporan: Tom

SURABAYA, Suara Publik - M.Agus Maulana Salim (24), asal Jalan Patimura Gg.IV, kel.Bukul, kec. Bukul Pasuruan, untuk sementara dipastikan tidak bisa berkumpul bersama bayi dan istrinya. Lantaran ia harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolsek Tegalsari. Setelah aksinya menjambret sebuah tas berisi HP.

Tersangka (Agus Maulana, red) ditangkap setelah berhasil menjambret di TKP Jalan depan Rumah Sakit RKZ Jalan Diponegoro Surabaya.

Kepada polisi, M. Agus Maulana mengaku terpaksa jambret karena kepepet utang biaya operasi istrinya melahirkan. “Saya terpaksa lakukan ini karena butuh biaya istri saat melahirkan,"aku M. Agus Maulana yang sehari hari sebagai sopir Ojek Online itu. 

Sementara Kapolsek Tegalsari Surabaya Kompol David Triyo Prasojo menjelaskan, bahwa benar memang sekira pertengahan Januari 2019 ini kita berhasil mengamankan seorang tersangka yang telah melakukan kegiatan pencurian dengan kekerasan di Jalan Diponegoro tepatnya di depan rumah sakit RKZ.

Untuk modus yang dilakukan tersangka yang berprofesi sebagai Ojek Online ini, mulai membuntuti korban dari mulai Bunderan Waru dan pada saat berada di Jalan Diponegoro tepatnya di depan Rs. RKZ tersangka ini merampas tas yang berisi HP milik korban," kata David, Senin (28/1/2019).

Lanjut Kompol David, mengetahui Tas yang berisi HP nya dirampas orang tak dikenal, selanjutnya korban melakukan pengejaran dan setelah puter balik dan anggota penyidik kami dari tim anti bandit Kami memang waktu itu ada di seputar Jalan Bintoro mendengar kejadian tersebut kita bersama-sama melakukan pengejaran kita berhasil melakukan penangkapan.

" Namun yang bersangkutan melakukan perlawanan yang dapat menimbulkan bahaya keselamatan bagi para petugas. Terbukti dia juga melemparkan beberapa benda benda tumpul dan yang lain kepada petugas dan kepada korban baik berupa helm dan lain-lain termasuk juga berupaya melakukan pemukulan pemukulan baik dengan tangan kosong maupun dengan benda tumpul akhir dengan sangat terpaksa kita lumpuhkan tersangka ini dengan timah panas di kaki bagian sebelah kiri," beber David.

Akibat ulanya, M. Agus Maulana terpaksa dijebloskan penjara dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. ( tom)

Sebelumnya Penerima PKH Desa Gentong Taman Krocok, Dipungut 20 Ribu Rupiah.
Selanjutnya Nafsu Setan Merasuki Pria Ini, Anak Kandung Disetubuhi Seminggu 2 Kali.