Mengaku Punya Warisan 14 Milyar, Pusutri Ini Lakukan Penipuan.

Mengaku Punya Warisan 14 Milyar, Pusutri Ini Lakukan Penipuan.

Dilaporkan oleh : Ansori

SITUBONDO, (Suara Publik) - Tiga orang korban penipuan, Arifin Nurdiansyah, Syaiful Bahri dan Hj.Rafika Arsanova, akhirnya melaporkan pelaku yang bernama Mohammad Salam dengan Nur Amaliyah ke Mapolres Situbondo.

Kedua pelaku yang berstatus suami istri tersebut adalah warga Jalan Wijaya Kusuma, gang VII Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota kabupaten Situbondo.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Maskur.SH., membenarkan, jika pihaknya telah menerima laporan tiga orang warga yang telah menjadi korban penipuan, yang diduga dilakukan oleh pasangan suami istri (Pasutri).

Modus operandi yang dilakukan palaku, mayakinkan dan merayu korban, kalau pelaku mendapat warisan uang senilai Rp 14 miliar, dan mengaku uang itu berada di Bank BRI.

“Agar para korban mempercayai kata-kata pelaku, kemudian tersangka menunjukkan bukti SMS, kalau sudah mendapat transfer. Padahal, SMS itu dibuat sendiri oleh tersangka,”kata AKP Maskur. Korban, saat itu mulai terpedaya oleh aksi tersangka, dengan mengatakan bahwa untuk mencairkan uang miliaran yang ada di BRI, tersangka membutuhkan biaya besar.

Kemudian tersangka meminjam uang uang kepada para korban dengan iming-iming, setelah pengembalian uang pinjaman itu akan dilipat gandakan.

“Mendengar peryataan tersangka, para korban langsung menyanggupi dan membayar uang hampir setengah miliar yang dibuktikan dengan kwitansi.”tegasnya.

Namun, setelah menerima pinjaman itu, para tersangka tidak ada kabar beritanya, sehingga para korban mulai curiga, hingga pada akhirnya para korban sadar kalau telah ditipu oleh para tersangka, sehingga tiga orang itu melapor ke Mapolres.

“Akibat perbuatan tersangka, korban menederita kerugian uang sebesar Rp.465 juta. Bahkan, informasi yang berkembang, ada lagi korban yang kena tipu senilai Rp 1,5 miliar,”ungkapnya.

Maskur menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Sebab, informasi yang diterima ada korban lain yang telah dipedaya oleh tersangka.

“Kita akan terus menindaklanjuti kasus ini, karena ada indikasi masih ada korban lain. Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, pasutri ini kita tahan di Rutan Polres Situbondo,” imbuhnya (*)

Sebelumnya Pengroyok Arek Panjunan Disidangkan.
Selanjutnya Putusan MA Kuatkan PT, Hairandha Ajukan PK.