Orang Tua NS Yang Dikabarkan Hilang, Kini Mulai Terkuak.
Foto: Nasrudin Ayah NS

Orang Tua NS Yang Dikabarkan Hilang, Kini Mulai Terkuak.

SURABAYA, Suara Publik - Kabar hilangnya orang tua NS Siswa salah satu SMA Negeri di Sidoarjo,  mulai terkuak.

Rian (42), paman NS,  menyebut Nasrudin (53) sejak tanggal 12 Februari 2020 yang raib dari rumahnya dan tanpa kabar ternyata ditahan polisi.

Ditemui wartawan Rabu (26/02/2020). Rian sempat terkejut saat keponakan dari kakak iparnya itu mencari orang tuanya lewat media. "Saya sempat kaget mendapat kabar jika NS putri dari kakak ipar saya, Nasrudin, viral di media.

Sengaja saya tidak memberitahukan keberadaan ayahnya,  yang tersandung kasus dan ditahan polisi karena belum ada pemberitahuan pihak polisi, " ungkap Rian.

Rian tidak tahu kakak iparnya tersandung kasus apa hingga ditangkap polisi.  Namun dirinya mencoba mencari kebenaran pada saat penggeledahan melalui warga di sekitar rumah Nasrudin (53) didaerah Brebek III/1 Waru Sidoarjo.

"Saya juga mendapat kabar dari warga jika pada tanggal 14 Februari ada petugas polisi menggeledah rumah kakak ipar saya." ujarnya.

Untuk membuktikan kebenaran kakak iparnya itu, Rian mendatangi salah satu kantor kepolisian di Surabaya. Dia sekaligus berniat membesuk Nasrudin.

"Saya tanya petugas jaga tahanan pada Kamis, (20/02/2020).  Untuk membesuk kakak ipar saya Nasrudin,  Alhamdulillah saya bertemu kakak saya dengan posisi dibatasi teralis besi, tidak lama saya membesuk, hanya memastikan kebenaran informasi yang beredar, " ungkapnya.

Sementara itu pemerhati hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) H. AM Masduki (57),  menuturkan,  Rabu (26/02/2020). Dirinya menyayangkan langkah penangkapan terhadap Nasrudin ayah dari NS siswi salah satu SMA Negeri di Sidoarjo sebagai tersangka. 

"Sangat disayangkan,  jika pihak keluarga tidak mengetahui atas penangkapan seseorang yang sudah ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian. Apalagi sampai keluarga terdekatnya tidak diberitahu sebelumnya.

Dan,  apakah sudah sesuai protap  saat menangkap seseorang yang dianggap telah melakukan tindak kejahatan, " pungkasnya.

Masduki juga mengkhawatirkan dampak pikologis seorang anak yang ayahnya sudah ditetapkan sebagai tersangka ketika orang tuanya hilang tanpa sepengetahuannya. 

"Ada dua dampak psikologinya. pertama psikologis soal masa depan tanpa orang tuanya. Kedua gangguan psikologis terhadap teman teman sekolahnya, dan keluarga hingga tetangga sekitar, " pungkas Masduki (26/02/2020). (tom)

Sebelumnya Melawan Saat Ditangkap, 3 Pelaku Curanmor Ditembak Mati
Selanjutnya Pemkab Aceh Selatan, Teken MoU Terkait Penyetoran Pajak Penerangan Jalan.