Paman Bejat, Istri Kerja di Luar Negeri Ponakan Digagahi 4 X
Paman Bejat Saat di Gelandang Aparat.

Paman Bejat, Istri Kerja di Luar Negeri Ponakan Digagahi 4 X

Dilaporkan oleh : Hery Masduki   

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Gara-gara tak kuat menawan hawa nafsu lantaran lama ditinggal istri bekerja menjadi TKW, Miftahul Huda (42) warga Desa Walidono Kecamatan Prajekan ini harus berurusan dengan polisi dan kamis (2/11) kemarin. Miftahul Huda yang asyik bekerja langsung digelandang petugas untuk menjalani proses penyidikan petugas. 

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasus persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur, sebut saja, Melati (14) siswi yang masih duduk dibangku SMP ini terungkap setelah orang tua korban curiga setelah beberapa saksi melihat jika tersangka Miftahul Huda dengan korban melati terlihat mesra. 

Sekedar diketahui hubungan korban dengan tersangka merupakan keponakan dan paman, selama ini tersangka tinggal sendiri, istrinya sudah lama bekerja sebaga TKW ke luar negeri. Awalnya orang tua korban tak menaruh curiga terhadap pamannya dengan anak pertamanya itu.

“awalnya saya tak curiga kedekatan anak saya dengan pamannya, tapi setelah ada beberapa saksi yang memberitahukan anak saya diperlakukan tak senonoh dan bukti ancaman, maka saya cari tahu sendiri, “ujar Suri,  ayah korban. 

Berawal dari petujuk sms dari hp korban, yang berbunyi akan membunuhnya jika memberitahukan kejadian persetubuhan. Suri lalu melakukan pendekatan terhadap Melati dan meminta menceritakan perihal kejadian sebenarnya.

“Alangkah kagetnya saya setelah mendengar penuturan dari korban jika Melati sudah beberapa kali disetubuhi pamannya sendiri. Katanya, sudah sekitar 4 kali persetubuhan terjadi. Orang tua korban yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melaporkan ke mapolsek Prajekan, karena menyangkut kasus perlindungan anak, maka orang tua korban bersama korban diarahkan ke Mapolres Bondowoso. 

Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Ade Julian Warokka membenarkan adanya laporan tersebut, kini kasus persetubuhan dibawah umur yang tersangkanya adalah pamannya sendiri itu sudah diproses oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan tersangka kini sudah diamankan.

"kasusnya sudah kami tangani dan tersangka memang kami amankan untuk kepentingan penyidikan, “ujarnya. (her)

Sebelumnya Beras Organik Bondowoso di Tunggu Pasar Internasional
Selanjutnya Pemulung Pun Ikut Bahagia Dalam Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas.