Pantai Cacalan Banyuwangi Butuh Perhatian Pemkab, Bibir Pantai Terkena Abrasi.
Foto: Suasana Pantai Cacalan yg butuh perhatian Pemkab Banyuwangi.

Pantai Cacalan Banyuwangi Butuh Perhatian Pemkab, Bibir Pantai Terkena Abrasi.

Laporan: Budiyono.

Banyuwangi, Suara Publik.Com - Keberadaan wisata di Banyuwangi adalah aset daerah yang harus dilestarikan dan dikembangkan agar pengunjung yang datang kesetiap wisata merasakan keindahan serta kenyamanan. Seperti halnya wisata pantai yang mulai dikenal oleh masyarakat Banyuwangi.

Yaitu wisata Pantai Cacalan lingkungan Sukowidi kelurahan Klatak Kalipuro Banyuwangi. Nurhujani sebagai penasehat Pokdarwis Cacalan mengatakan perkembangan wisata Pantai Cacalan sudah cukup baik, masyarakat Banyuwangi sudah mulai mengenal keindahan wisata pantai cacalan walaupun masih banyak kekurangan kekurangan yang harus di benahi, kata Nurhujani.

Masih Nurhujani, seperti tangkis agar tidak terjadi abrasi, selama ini kita sudah berusaha mengajukan permohonan untuk pembenahan wisata pantai cacalan melalui Pokdarwis kepada Dinas Perikanan dan Kelautan pada bulan Mei kemarin, harapan saya semoga pemerintah Banyuwangi bisa memperhatikan lebih dalam tentang wisata Banyuwangi." ungkap Nurhujani di pantai cacalan,Minggu,(3/6/2019).

Kami sangat mengharap sekali kepada pemerintah untuk bisa membantu guna pengembangan wisata Pantai Cacalan agar bisa dibenai. Teruma mengenai tangkis sebagai bahan penahan bibir pantai agar tidak terjadi abrasi senhingga tampak kepedulian pemerintah terkait.

Kami sangat kuwatir jika tidak diberi penahan/tangkis lambat laun akan terkikis habis sehingga keindahan wisata pantai cacalan akan menyempit."ungkapnya.

100%

Harapan kami untuk wisata yang berada di Banyuwangi betul betul diperhatikan dan kepedulian pemerintah agar wisata di Banyuwangi dikenal sebagai wisata terindah sejawa timur, tutupnya.

Sebelumnya LSM Cinta Damai, Santuni Anak Yatim Dan Kaum Duafa.
Selanjutnya Di Pospam Tugu Kartosuro Sukoharjo, Seorang Pemuda Diduga Melakukan Bom Bunuh Diri Namun Tidak Meninggal.