Pasca Teror Surabaya, Polres Bondowoso Siapkan Personil Bersenjata Lengkap Amankan Gereja
Foto: Kapolres dan Dandim Bondowoso bersatu padu amankan wilayah kerjanya.

Pasca Teror Surabaya, Polres Bondowoso Siapkan Personil Bersenjata Lengkap Amankan Gereja

Laporan : M.Susyanto

BONDOWOSO, Suara-Publik.com – Kapolres Bondowoso bersama Komandan Kodim 0822 Bondowoso, meng-intensifkan pengamanan disejumlah tempat peribadatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terror paska terjadinya bom bunuh diri disejumlah Gereja di Surabaya.

Sejumlah personel bersenjata lengkap disiagakan disemua gereja yang ada di kota tape, menyusul adanya aksi terror yang mengakibatkan nyawa melayang sia-sia. Sehingga Kepolisian Bondowoso dan TNI bergerak cepat melakukan antisipasi.

AKBP Taufik Herdiansyah Zaenardi, yang didampingi koleganya Letkol Tarmuji, mengemukakan, ledakan bom yang terjadi di Surabaya, merupakan aksi terror yang dilakukan oleh orang-orang yang tak punya prikemanusiaan. “Makanya, Polres Bondowoso, menyiagakan personel bersenjata lengkap dari Satbrimob Polda Jawa Timur, di seluruh gereja,”ujarnya.

Taufik menjelaskan, di Kabupaten Bondowoso ini ada 25 gereja yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan. Sehingga, Polres Bondowoso menyiapkan satu regu dari Satbrimob bersenjata lengkap, yang disiagakan di sejumlah gereja. “Paska aksi terror yang terjadi di Surabaya, kami meningkatkan pengamanan, dengan menambah jumlah personil di seluruh gereja,” ujarnya.

Taufik mengaku, sampai hari ini, kondisi di seluruh gereja yang ada diseluruh kabupaten Bondowoso cukup terkendali dan kondusif. Kondisinya cukup kondusif, kegiatan ibadah di gereja tidak terganggu dan terus berjalan seperti biasa. “Tapi, kita tetap waspada, dan saya minta kepada seluruh masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh oknum- oknum tidak bertanggung jawab, tetap beraktivitas seperti biasa, karena Polisi bersama TNI sudah mengambil langkah- langkah di seluruh wilayah,”imbuhnya.

Sebelumnya Berita Terkait Pejabat Bondowoso Dipanggil KPK, Bukan Hoax.
Selanjutnya Mapolrestabes Surabaya, Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri.