Paska Komosioner KPU RI di OTT, Calon Independen Berpeluang Pimpin Surabaya.
Foto: Referensi Pihak Ketiga

Paska Komosioner KPU RI di OTT, Calon Independen Berpeluang Pimpin Surabaya.

Surabaya, Suara Publik - Setelah Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan terkena operasi tangkap tangan kasus pemberian suap untuk meloloskan Caleg PDIP dalam pergantian antar waktu. Membuat anggota KPUD - KPUD takut untuk ber main-main dengan kewenangannya.

Sebab dengan tertangkapnya Komisioner KPU RI, tentu menbuat anggota KPUD di Provinsi, Kabupaten, Kota berpikir untuk melakukan kongkalikong dengan para kontestan. Baik permainan suara, atau verifikasi ktp dukungan pada calon pemimpin daerah jalur independen.

Calon Walikota Surabaya jalur independen pun mendapatkan berkah dari hasil OTT Komisioner KPU RI tersebut. Sebab Surabaya adalah kandang banteng moncong putih. Sehingga siapapun yang dicalonkan PDIP, mempunyai kans untuk memenangkan Pilkada di kota Pahlawan ini. Dengan kasus OTT yang melibatkan Caleg PDIP, tentu pemilih berpikir untuk memilih kader PDIP. Namun PDIP tetap kuat di pemilih idealis pengagum Bung Karno. Namun lumbung suaranya bisa diambil oleh Calon Independen.

Kenapa Calon Independen berpeluang?. Sebab Pilpres 2019 yang baru lalu, memecah belah semua kalangan. Bahkan hal ini masih bisa terbaca di Medsos, gencarnya Kadrun dan Cebong saling membuly.

Bila Calon Independen bisa mengambil hati warga Surabaya. Tidak tertutup kemungkinan bisa memenangkan kontestasi Pilkada Surabaya. 

Sementara Calon yang diusulkan Partai, harus bekerja keras menjalankan mesin Partai hingga lapisan terbawah. Sebab kepercayaan pada Partai saat ini menurun karena dampak Pilpres dan OTT Komisioner KPU RI.

Penulis: Kusworo. Mantan Media Center SBY JK Jatim 2004 dan Media Center Pos Wiranto Jatim 2009

Sebelumnya Miliki 10 Butir Ekstasi, Gadis Manis Ini Dituntut 9 Tahun Penjara.
Selanjutnya Menyoal Ketahanan Energi dan Ketahanan Pangan? Perkuat Kapasitas Nasional