Paska Maklumat Kapolri, Kapolres Gresik Sidak Pasar dan Beri Himbauan Agar Tidak Borong Sembako Berlebihan.
Foto: Referensi pihak ketiga.

Paska Maklumat Kapolri, Kapolres Gresik Sidak Pasar dan Beri Himbauan Agar Tidak Borong Sembako Berlebihan.

Gresik, Suara Publik - Maklumat Kapolri terkait antisipasi Dampak dan Penyebaran Covid 19. Ditindaklanjuti jajaran dibawahnya. Memantau dan membubarkan tempat yang ada kerumunan massa seperti cafe dan lainnya. Agar memutus rantai penularan. Selain itu, Kepolisian juga memantau dan menghimbau warga agar tidak Panic Buying, sehingga memborong sembako. Karena pemerintah menyediakan bahan pokok aman hingga beberapa bulan kedepan.

Untuk memastikan bahwa stok bahan sembako untuk Kabupaten Gresik masih aman hingga beberapa bulan ke depan di tengah maraknya wabah Covid-19, Kapolres Gresik melakukan sidak dan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Baru Gresik jalan Gubernur Suryo Kota Gresik, Senin (23/3).

Sidak dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., bersama Dandim 0817  Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos., Kadiskoperindag Gresik Ir. Agus Budiono, Kapolsek Gresik Kota, Danramil Gresik Kota, Camat Gresik, Kepala Puskesmas Gresik, Kasat Lantas, Kasat Reskrim dan Kasat Binmas Polres Gresik serta Tim Reaksi Cepat Dinkes Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan sidak pasar ini dilakukan untuk mengecek keberadaan bahan sembako.

Sekaligus sebagai langkah menangkal adanya Panic Buying. Karena sejak maraknya isu virus Corona, masyarakat resah bahan sembako menjadi langka. "Dari hasil sidak tidak ditemukan kenaikan harga sembako yang signifikan. Memang ada kenaikan harga tapi hanya beberapa dan masih dalam toleransi normal. Kenaikan harga tersebut juga bukan karena Panic Buying akibat merebaknya virus Corona, namun stock kebutuhan masih aman untuk beberapa bulan kedepan" jelas AKBP Kusworo.

Meski demikian, Kapolres mengatakan bahwa Polres Gresik tetap akan memantau stok serta harga sembako. Karena Polres Gresik selama ini telah memiliki Tim Satgas Pangan, yang akan terus memantau dan mengontrol stok dan harga sembako di seluruh pasar tradisional.

Terkait penanganan dan pencegahan wabah COVID - 19, Kapolres Gresik juga menghimbau bahwa Kapolri telah mengeluarkan maklumat yang diterbitkan tertanggal 21 Maret 2020.

Maklumat Kapolri  berisi larangan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan atau menimbun barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. ”Kami imbau penjual dan masyarakat tidak membeli sembako dengan jumlah yang banyak, supaya pasokan sembako bisa merata, apabila ditemukan ada upaya penimbunan, maka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 itu.

Kapolres Gresik juga meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam rangka penanganan dan pencegahan wabah COVID - 19 dengan pola hidup sehat seperti : cuci tangan sesering mungkin, tidak menyentuh tangan dan hidung, tutupi mulut saat batuk, bersihkan barang dirumah, diam dirumah kalau sakit, hindari kontak dengan orang sakit, lakukan sosial Distancing dan hindari kerumunan orang, pungkasnya. (IMS/Humas Polres Gresik)

Sebelumnya Pemakai dan Pengedar Sabu, Dilibas Polsek Cerme Polres Gresik.
Selanjutnya Irjend M. Iqbal: Aparat Penegak Hukum, Berhak Membubarkan Kerumunan Massa.