Paskah Penggrebekan Swing Party Oleh Polda Jatim, Banyak Pasutri Gelisah.
Foto: Kusworo Pengamat Dunia Malam.

Paskah Penggrebekan Swing Party Oleh Polda Jatim, Banyak Pasutri Gelisah.

Oleh Kusworo Pengamat Dunia Malam.

Surabaya suara-publik.com - Pasutri pasangan suami istri adalah istilah bagi pelaku tukar pasangan yang memiliki buku nikah. Mereka dirumah juga memiliki anak layaknya keluarga biasa. Sekilas mereka adalah keluarga bahagia yang tak punya masalah. 

Sementara couple adalah pasangan yang hidup serumah namun tidak memiliki buku nikah. Couple juga pasangan yang suka tukar pasangan.

Kehidupan kedua kelompok tersebut diatas terlihat dikampung atau kawasan tempat tinggal mereka terlihat wajar dan terkesan bahagia.

Namun dalam kehidupan seksual mereka bermasalah. Keinginan membahagiakan pasangan dalam kehidupan seks, membuat mereka terjerumus dalam fantasi swinger dan 3s serta gangbang.

Mereka sering ngumpul dan membahas kehidupan seks mereka dengan sesama pelaku tukar pasangan. Namun tidak semua pertemuan itu ada party seks nya.

Paskah penggrebekan Swinger Party di Lawang yang dilakukan oleh Polda Jatim membuat pelaku swinger resah dan gelisah. Beberapa diantaranya menghubungi saya, takut ikut ditangkap. "Pak rekan-rekan pada ketakutan dipantau dan ditangkap. Kami harus bagaimana agar tidak terkena dampak dari penggrebekan itu karena saya ada dalam group tersebut" kata F lewat telpon.

Dengan bijak saya pun memberi nasehat, yang penting kalian tidak melakuan kegiatan swing saat ini. Semua group di medsos sudah lama dipantau oleh aparat. Makanya jangan vulgar kalau mau Party Swinger, biar tidak ada sangsi hukum, kalau tanpa ada transaksi uang. Tetap saja kegiatan ini belum bisa diterima oleh masyarakat" jawab saya menasehati.

 

Sebelumnya Polsek Singosasi, Kejar Dan Tangkap Pelaku Ranmor Hingga Pasar Lawang.
Selanjutnya Bupati Blitar Hadiri Panen Raya di Desa Sragi