Pedagang Pasar Induk Mengeluh, Omset Bulan Ramadhan Tahun Ini Menurun.
Foto: Yusro Pedagang Pasar Induk Bondowoso Lantai 2

Pedagang Pasar Induk Mengeluh, Omset Bulan Ramadhan Tahun Ini Menurun.

Laporan : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, suara-publik.com - Pedagang di lantai 2 pasar induk Bondowoso, mengeluh. Pasalnya, omset di Bulan Ramadhan ini menurun drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurunya, omset penjualan dipasar yang baru itu, diduga karena disebabkan kondisi bangunan mulai banyak yang retak-retak dan pengaturan pedagang dinilai berantakan, sehingga masyarakat enggan berbelanja ke pasar induk.

"Kebanyakan mereka yang naik kelantai dua ini, hanya ingin melihat bangunan baru saja, selebihnya masyarakat memilih belanja dibawah." kata Yusro, salah satu pedagang dilantai dua.

Padahal sebelumnya, menurut Yusro, pengaturan sudah diberlakukan. Pedagang sayur, rempah -rempah dan daging berjualan dilantai atas. Namun, pihak Pemerintah Daerah sendiri masih mengizinkan pedagang sayur, rempah -rempah dan daging berjualan dibawah.

"Kalau seperti ini, buat apa kami menempati lantai atas, jika dibawah masih ada pedagang yang sama." Kata Yusro dengan nada kecewa.

Masih Yusro, sebelum dipindah, para pedagang yang menempati lantai atas memiliki omset sekitar Rp1 juta tiap hari. Namun, setelah dipindah, omset menurun drastis. Meskipun bulan ramadan berkisaran Rp 500 ribu.

“Sebelumnya, Diskoperindag memberikan keterangan, pengaturan pedagang dipasar induk, dilakukan sesuai dengan hasil keputusan, tapi faktanya amburadul,”pungkasnya.

Kepala Diskoperindag Bambang Soekwanto, belum bisa memberikan keterangan. Meski sudah dihubungi melalui telepon selulernya tentang keluhan para pedagang.

Sebelumnya Ternyata Ini, Yang di Tangkap Densus 88 di Blitar 3 Terduga Teroris.
Selanjutnya Tidak Terima Kakaknya Dipolisikan, Pria Ini Nekat Bacok Teman Sendiri