Pengamen Terminal Joyoboyo di Bekuk Polisi.

Pengamen Terminal Joyoboyo di Bekuk Polisi.

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Hidup dijalanan, ternyata tidak membuat Munil Anam (21) bersukur akan nikmat yang diberikan oleh sang pencipta alam ini. Dirinya yang hidup sebagai pengamen jalanan malah harus berujung di balik jeruji setelah diringkus anggota Reskrim Polsek Sawahan Surabaya.

Karena memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu. Penangkapan terhadap pemuda berbadan kurus ini berawal dari adanya informasi masyarakat jika pelaku sering mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Mendapatkan informasi tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Sawahan langsung melakukan penyelidikan. "Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widi menjelaskan pelaku yang berprofesi sebagai pengamen ini kedapatan membawa sabu-sabu. Pelaku ditangkap setelah kedapatan membawa satu poket sabu sabu.

"Pelaku kami tangkap saat hendak mengkonsumsi sabu sabu dikamar kosnya," terang Haryoko, Selasa (26/9).

Haryoko menjelaskan pelaku ini mengakunya sudah beberapa kali membeli sabu. Pelaku ini ditangkap saat usai mengisap sabu di dalam kamar kosnya. "Saat kami periksa pelaku mengaku sabu itu untuk menambah stamina serta rasa kepercayaan diri saat mengamen," ucapnya.

Kasus ini terjadi Selasa (12/9) sekitar pukul 23.00, dimana Tim Anti Bandit Polsek Sawahan mendapatkan informasi adanya pengamen yang usai membeli sabu. Dengan bekal informasi itu, polisi lantas melakukan penyidikan, dan langsung menggrebek kamar kosnya. Dimana didalam kamar kosnya, polisi mendapati plastik klip sisa sabu, serta alat isap sabu sabu.

Saat itu juga pelaku lantas digelandang ke Mapolsek Sawahan untuk diperiksa. " Kita masih melakukan pengembangan terhadap pelaku, dan akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 112 dan 114 undang undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun kurungan penjara," tutup Haryoko.

Sebelumnya M. Iqbal: Ojok Neko-Neko Nang Suroboyo, Lek Sik Kepingin Urip.
Selanjutnya Jayus Pengedar Narkoba Antar Kota, Dijebloskan ke Penjara.