Penyebar Isu Sara Via Medsos, di Tangkap Tim Cyber Polres Bondowoso.

Penyebar Isu Sara Via Medsos, di Tangkap Tim Cyber Polres Bondowoso.

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Tersangka penyebar isu Sara di Facebook, Fajar Sudaryanto alias Jess, warga RT 12, RW 3 Desa Klabang Kecamatan Klabang Bondowoso ditangkap oleh Tim Cyber Troops Satreskrim Polres Bondowoso.

Pelaku penyebar isu SARA di media sosial dengan jerat dengan Undang-Undang ITE. Pelaku ini sangat meresahkan masyarakat, karena menjelek-jelekkan agama lain dengan kata-kata kotor yang menebar ujaran kebencian.

“Hal itu diketahui setelah bukti unggahan dan indentitas dirinya terungkap oleh Tim Cyber Troops Polres Bondowoso bekerjasama dengan Polda Jatim dan Mabes Polri,”kata Kapolres Bondowoso AKBP Taufik Herdiansyah Zaenardi. 

Kapolres mengungkapkan, bukti unggahan yang di posting di media sosial Facebook dengan muatan isu SARA. berisi kata-kata dan foto yang menjelek-jelekkan agama lain sehingga sangat meresahkan suatu kelompok. “Total kata-kata unggahan oleh tersangka sebanyak 3 kali, pada 20 Mei, 27 Mei, dan 12 Desember 2017 lalu,”ujar AKBP Taufik. 

Menurut Kapolres, Polisi mengamankan beberapa barang bukti kejahatan elektronik di antaranya, 1 handphone android, eksport data akun Facebook, serta bukti print out unggahan yang dilakukan.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 45a junto pasal 28 ayat 2 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pasal 16 junto pasal 4 Undang-Undang nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta pasal 156a junto pasal 157 KUHP, dengan hukumannya 6 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 milyar,”tegasnya.

Mantan Penyidik Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) ini menambahkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial Facebook dan Whatsapp, Karena postingan pembuat konflik, seperti isu SARA dan ujaran kebencian dapat menjerat pengunggah dengan hukuman berat. 

Tim Cyber akan terus melakukan patroli, ke semua medsos, baik Facebook dan Whatsapp. Jika kemudian ada unggahan yang menebar kebencian kami akan menangkapnya. Makanya, saya minta kepada masyarakat agar berhati-hati,”imbuhnya. (*)

Sebelumnya Mendaftar ke KPU, Pasangan Sabar Naik Becak.
Selanjutnya Kepergok Curi Helm di Royal Plaza Arek Gundih di Bekuk.