Perangi Korupsi, Korban Dugaan Pungli Resmi Lapor Ke Kejari Gresik.

Perangi Korupsi, Korban Dugaan Pungli Resmi Lapor Ke Kejari Gresik.

Gresik, suara-publik.com - M. Saiful Amri Kasi pemerintahan Desa Sumput, Driyorejo Gresik resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik atas dugaan pungutan liar (pungli) pengurusan dokumen kependudukan, Salah satu pelapor, Urip menyerahkan berkas sebagai bukti.

Sesuai berkas pengaduan yang diserahkan ke Kejari Gresik, Saiful Amri diduga melakukan pungli terhadap pengurusan dokumen kependudukan di wilayahnya. “berkisar 150 ribu sampai 1.4 juta,” ujar pelapor, rabu (20/5).

Adapun bukti yang diserahkan berupa surat pengakuan dari para pelapor yang sudah di kuasa kan ke pihak Adil Paramarta Law Firm selaku pengacara yang mendampingi, Urip berharap kasus ini segera dikaji oleh pihak yang berwenang.

“Semoga pelaporan ini segara dikaji dan ada lanjutan dari pihak kejaksaan. Tentunya, hasil yang memuaskan sesuai temuan dan fakta yang ada di lapangan,” Soegeng Hari Kartono.SH salah satu pengacara yang mendapat kuasa dari pelapor menerangkan jika pihaknya bertekad mengawal kasus ini agar tidak ada lagi pungutan yang tidak resmi yang dilakukan oleh pejabat negara.

"karena semua sudah ditanggung oleh negara, biaya pengurusan dokumen itu (E-KTP,akte) sudah ditanggung oleh negara," ungkap Soegeng saat ditemui di Kejari, rabu (20/5).

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik, Dimas Adji Wibowo, rabu (20/5) saat di hubungi suara-publik.com via seluler menuturkan bahwa laporan dugaan pungli ini akan dikaji sesuai prosedur. Artinya, apa saja yang menjadi bukti dugaan pungli itulah yang akan dikaji. “nanti kita pelajari, Ya tentunya, akan dikaji dulu lah. Setelah dikaji, baru kemudian ada tahap berikutnya,” tuturnya.(Wahyudi/Imam.S)

Sebelumnya Danramil dan Camat Prigen, Himbau Warganya Pakai Masker.
Selanjutnya Reposisi Anggota Perangkat, Pemdes Mojogede Bertekad Majukan Desanya.