Peringatan Hari Aids Pasuruan, Dipusatkan di Tretes.

Peringatan Hari Aids Pasuruan, Dipusatkan di Tretes.

Laporan Iwan Dayat.

Pasuruan Suara Publik. Peringatan HIV AIDS sedunia di Kabupaten Pasuruan diselenggarakan di wilayah Tretes Kecamatan Prigen, pada hari selasa 4 Desember 2017.

Sesuai dengan pedoman peringatan HAS 2017 yang telah di tentukan oleh Dirjen P2P Kemenkes RI, tema yang di usung pada tahun ini adalah “Saya Berani, Saya Sehat!”.

Dengan tema ini, peringatan HAS 2017 di Kabupaten Pasuruan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat terhadap HIV-AIDS dengan cara melakukan tes HIV dan melanjutkan dengan pengobatan ARV jika terdiagnosa HIV sedini mungkin.

Acara diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan Talk Show dan diakhiri dengan Mobile VCT serta Posbindu bagi seluruh peserta. Dan kegiatan HAS kali ini terasa lebih meriah karena dikonsep melalui Edutaiment dengan hiburan oleh komunitas yang ada di kecamatan prigen, serta digelarnya aksi simpatik kampanye pembagian brosur dan leaflet bagi pengguna jalan di wilayah Tretes, Kecamatan Prigen, yang dilakukan oleh gabungan komunitas lokal di wilayah Kecamatan Prigen.

Dalam acara ini, Dinkes Kabupaten Pasuruan bersama KPA Kabupaten Pasuruan melibatkan WPA (Warga Peduli AIDS) serta kurang lebih 28 komunitas lokal yang ada di wilayah Kecamatan Prigen.

Menurut laporan ketua panitia, sasaran kegitan kali ini adalah seluruh masyarakat kabupaten Pasuruan khususnya masyarakat wilayah Kecamatan prigen, dan termasuk juga Ponci (Populasi Kunci) yang ada disekitar tretes.

Dalam materi yang diulas oleh para pembicara pada sesi Talk Show, terselip beberapa pesan kunci, diantaranya adalah : 1. HIV adalah penyakit kronis yang dapat dikelola, layaknya penyakit kronis lainnya, seperti diabetes melitus atau hipertensi.

2. HIV sudah ada obatnya, pengobatan ARV dini menjaga ODHA tetap sehat dan produktif serta dapat mencegah penularan baru.

Pesan ini bertujuan untuk menormalisasi isu HIV-AIDS dan mempromosikan layanan tes HIV serta melakukan pengobatan ARV secara dini, sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat khususnya generasi muda terhadap isu HIV-AIDS untuk mewujudkan eliminasi HIV pada 2030, dimana Indonesia mencapai “3 Zero”, yaitu (1) tidak ada infeksi baru HIV, (2) tidak ada kematian akibat AIDS dan (3) tidak ada stigma dan diskriminasi.

Pada momen peringatan Hari Aids Sedunia ini, juga dilakukan Launching program Inovasi Puskesmas Prigen dalam pelayanan HIV-AIDS “Pentil Muter”, Pendampingan PITC untuk ibu hamil menuju tujuan sampai tempat rujukan, dimana melalui program inovasi ini, seluruh ibu hamil diwilayah Puskesmas Prigen dapat di tes HIV dan mengikuti penagtalaksanaan yang paripurna bagi yang emndapat hasil reaktif dalam pemeriksaan.

Sebelumnya Pilkada Bondowoso, Dukungan Warga NU Pecah Kongsi.
Selanjutnya Rusak Mobil Dan Aniaya Sopirnya, 2 ABG di Ciduk Anti Bandit.