Perintahkan Kasun Bagi Beras Raskin di Sulap Dari CaBup, Kades Sukorejo Dilaporkan.
Ketua Ranting dan PAC PDIP saat Melaporkan Lurah Sukorejo ke Panwaslu.

Perintahkan Kasun Bagi Beras Raskin di Sulap Dari CaBup, Kades Sukorejo Dilaporkan.

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Kepala desa Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin, dilaporkan ke Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sumber Wringin.

Pasalnya, kades Sumarni diduga telah menginstruksikan kapada semua Kasun dan RT, jika Beras Masyarakat Miskin tersebut berasal dari salah satu Calon Bupati Bondowoso.

Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Sukorejo, Babun, tidak terima atas perintah dari kades tersebut, sehingga ia bersama Ketua PAC PDI Pejuangan Kecamatan Sumber Wringin melaporkan kejadian yang tidak terpuji tersebut.

Sebab, beras khusus orang miskin itu memang digratiskan oleh Pemerintah selama 6 bulan, bukan dari calon seperti yang disampaikan oleh Kades Sukrejo melalui aparatnya.

Selaku pelapor dan ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Sukrejo mengatakan, akan melengkapi bukti-bukti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kades Sukorejo. Termasuk saksi-saksi dari masyarakat yang menerima beras yang diakui salah satu calon Bupati.

Padahal, beras itu subsidi dari pemerintah pusat bukan dari calon. “Kades itu sangat keterlaluan, mestinya sebagai aparat pemerintah tidak boleh memihak salah satu calon, kades itu harus netral.

Saya selaku masyarakat punya hak untuk melaporkan kepada yang berwenang, dan saya tidak ingin masyarakat diracuni dengan kebohongan oleh kades,”kata Babun.

Babun meyakini, jika bukti-bukti yang akan diserahkan kepada Panwascam itu sangat kuat dan sudah memenuhi unsur pidana.

Apalagi ada beberapa rekaman dari warga dan salah satu kepala dusun. Jika kades benar-benar telah menginstruksikan kepada kasun dan ketua RT jika beras itu sedekah dari salah satu calon Bupati.

Hanya saja Babun berharap, jika bukti-bukti yang akan diberikan nanti benar-benar ditindak lanjuti, sehingga tidak ada kecurigaan dari masyarakat kalau Panwascam dan Panwas Kabupaten bekerja secara professional dan transparan.

Jika hal itu tidak dilakukan jangan salahkan masyarakat akan bergerak lebih jauh. “Kami hanya minta kepada para penyelenggara pemilu untuk benar-benar menjadi pengawas yang amanah, seperti yang telah diamanatkan oleh UU Pemilu.

Jangan sampai ada lagi penyelenggara pemilu dipecat oleh DKPP seperti pilkada yang lalu,”imbuhnya.

Ketua Panwascam Sumber Wringin, Masdidik membenarkan kalau Ketua Ranting PDI Pejuangan Desa Sukorejo yang didampingi Ketua PAC Sumber Wringin melaporkan Kades Sumarni, terkait dugaan penyalahgunaan beras dari Kementerian Sosial RI diatasnamakan salah satu calon Bupati Bondowoso.

“Saya memang menerima laporan itu, tapi saya masih nyuruh pelapor untuk melengkapi bukti-buktinya,”kata Masdidik, kepada Suara Publik. Sabtu, (3/3/2018).

Dia menjelaskan, kalau bukti-buktinya sudah lengkap, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor. Namun, bukti-bukti itu akan dikaji dulu dengan anggota Panwascam yang lain, apakah unsur pidana dalam laporan itu memenuhi syarat atau tidak.

“Kalau memang memenuhi unsur itu, kita akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi pelapor dan pelapor. Baru setelah itu kita akan memanggil pelapor dan terlapor,”ujarnya.

Meski demikian, pihaknya meminta kepada pelapor untuk melangkapi bukti-bukti yang kongkrit, agar unsur yang disangkakan kepada Kades Sumarni memenuhi kreteria sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

“Kalau memang Kades Sumarni terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan oleh pelapor, kami dari Panwascam Sumber Wringin akan melimpahkan kepada Panwas Kabupaten Bondowoso, untuk ditindak lanjuti sesuai UU dan hukum yang berlaku,”tegasnya.(*)

Sebelumnya 12 Kg Ganja Dalam Kemasan Kopi Arabica, Diamankan BNNP Jatim.
Selanjutnya Antisipasi Pelaku Kejahatan, Polsek Tegalsari Gelar Cipkond.