Perkara YouTube PT. LUIS Vs Bupati Lumajang Segera Digelar Penetapan Tersangka
Lokasi Tambak Udang yang diklaim Milik PT. LUIS. (Insert/Kominfo.jatimprov) Bupati Lumajang, , H. Thoriqul Haq, MML saat memenuhi panggilan sebagai saksi di Polda Jatim, Kamis (09/07/2020)

Perkara YouTube PT. LUIS Vs Bupati Lumajang Segera Digelar Penetapan Tersangka

LUMAJANG (Suara Publik)- Laporan PT. Lautan Udang Indoensia Sejahtera (LUIS) atas dugaan pencemaran nama baik oleh Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, MML di konten video unggahan kanal YouTube Lumajang TV ke Polda Jatim kembali bergulir. “Perkara dugaan pencemaran nama baik PT. LUIS atas pernyataan Pak Thoriq soal penyerobotan tanah yang diklaim milik almarhum Salim Kancil dan diunggah di kanal YouTube Lumajang TV berlanjut. Perkara dengan tanda bukti lapor nomor: TBL/19/IV/2020/SUS/JATIM, tertanggal 09 April 2020, ini sudah status penyidikan yang ditangani Unit IV Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus (Dit Krimsus) Polda Jatim. Mungkin dalam waktu dekat segera digelarkan penetapan tersangka,” ucap Yakubus Welianto,S.H.,M.Hum lewat ponselnya kepada www.suara-publik.com, Selasa (09/02/2021).

Weli yang berkantor Humum Welly & Partners menceritakan, awal perkara ini bermula kedatangan Thoriqul Haq ke lokasi tambak udang. “Kedatangan Pak Thoriq dipikir Komisaris PT. LUIS merespon baik adanya tambak udang ini. Tapi diluar dugaan, Pak Thoriq yang sebelumnya mendapat aduan dari istri almarhum Salim Kancil, menuding PT. LUIS menyerobot tanah milik almarhum salim kancil,” ungkap Weli yang berkantor di Jl Mayjen Sungkono 116 (Komplek Ruko Darmo Park I Blok 3B NO 10), Surabaya.

Weli menambahkan, H. Thoriqul Haq, MML sidak lokasi tambak udang tayang di YouTube Lumajang TV. “Karena di YouTube itu Pak Thoriq mengatakan begitu (menyerobot tanah almarhum salim kancil, red) tanpa diawali kata dugaan. Kami melaporkan ke Polda Jatim,” tegas Weli.

Weli mengaku, PT. LUIS sudah meminta baik baik untuk menghapus konten YouTube tersebut, supaya PT. LUIS mencabut laporan di Polda Jatim. “Tapi niat baik PT. Luis tidak dihiraukan oleh Pak Thoriq. Bahkan, kami sudah pernah melakukan pertemuan di Starbuck Surabaya, tapi tidak membuahkan hasil yang baik. Bahkan kami sebenarnya sudah mengalah, kami berencana menyerahkan dan menghibahkan 1,5 hektar terkait rencana Pak Thoriq untuk dibuat kawasan konservasi. Karena Pak Thoriq kekeh tidak mau menghapus YouTube yang viral tersebut, terpaksa kami laporkan ke Polda Jatim,” ungkap Weli.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, hari ini, Kamis (11/02/2021), dirinya segera menanyakan hari ini perkembangan perkara ke Unit IV Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus (Dit Krimsus) Polda Jatim. “Ini saya mau jalan ke Ditkrimsus untuk menanyakan perkembangan perkara tersebut,” ucap Kombes Pol. Gatot Repli Handoko lewat ponselnya, Kamis (11/02/2021).

Direktur Krimsus Polda Jatim, Kombes Pol. Farman mengatakan, masih ditangani Unit IV Cyber Crime. “Langsung nanya ke Kasubditnya ya mas,” kata Kombes Pol. Farman lewat ponsel, Kamis (11/02/2021).

Sementara Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, MML, sampai berita ini diketik, belum bisa dikonfirmasi dan belum mengangkat ponselnya. Bahkan konfirmasi lewat Whatsapp (WA), orang nomer satu ini belum memberikan tanggapan dan komentar terkait kabar perkembangan perkara atas laporan PT. LUIS di Polda Jatim. Sementara Humas Pemerintah Kabupaten Lumajang, yang biasa dipanggil Gus Takim, mengaku dirinya belum update info tersebut. "Saya belum update info tersebut. Sebentar saya tanyakan pimpinan," ucap Gus Takim lewat ponselnya, Kamis (11/02/2021).  (dwi)

 

Sebelumnya Febrianto Dituduh Gelapkan 5559 Buah Ban, Jaksa Hadir Saksi Bos Terdakwa
Selanjutnya Polda Jatim Kerahkan 6. 043 Personil Babinkamtibmas Guna Pelaksanaan PPKM Mikro