Permendagri no.20 Tahun 2018, Disosialisasikan Hari ke 3 Sekolah Desa di Kecamatan Cermee.
Foto: Suasana Sekolah Desa di Kecamatan Cermee

Permendagri no.20 Tahun 2018, Disosialisasikan Hari ke 3 Sekolah Desa di Kecamatan Cermee.

Laporan : M Susyanto

BONDOWOSO,suara-publik.com-Kegiatan Sekolah Desa di Kecamatan Cermee pada hari ini Rabo (07-11 ) di agendakan pada Sosialisasi Permendagri no 20 tahin 2018 di ikuti oleh peserta, Kepala Desa, Sekdes, Bendahara Desa, Kaur perencanaan dan pelaporan serta Operator desa.

Suhari Ali Chandra S.Sos memaparkan, "Acara Sekolah Desa ini sudah berjalan 3 hari, sedangkan hari ini Rabo( 07-11 ) mengagendakan Sosialisasi Permendagri no 20 tahun 2018, kebetulan nara sumber Pendamping ahli Desa Kabupaten Bondowoso Mohammad Tari turut hadir. Dengan kegiatan ini diharapkan munculnya kesamaan pemahaman, pandangan dan komitmen yang memadai dari kepala desa, dan perangkat pemerintahan desa dalam menjalankan tata kelola keuangan desa, sehingga dapat terhindar dari korupsi dan penyimpangan keuangan desa,"paparnya.

Masih Suhari, "Permendagri No. 20 Tahun 2018 ini secara tidak langsung juga mewujudkan arahan Presiden Joko Widodo untuk pelaksanaan Padat Karya Tunai di desa, dan menyajikan laporan keuangan desa yang lebih ringkas dalam satu halaman dengan tanpa menghilangkan makna akuntabilitas pengelolaan keuangan desa,"imbuhnya.

Lalu, Dedy Iskandar selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Cermee saat konfirmasi mengatakan, untuk mengatasi kelemahan pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa selama ini, yaitu dengan menggunakan akuntansi basis kas. “Dengan laporan pertanggungjawaban ini dapat menyajikan dalam format yang sederhana juga dapat memberikan informasi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) langsung dalam satu halaman,”katanya.

Dengan Permendagri ini, lanjut Dedy, pembaca laporan keuangan mendapatkan informasi lebih rinci secara mudah. Yakni berisi informasi saldo kas desa dan rekonsiliasinya dengan SILPA, juga mampu menginformasikan aset desa yang dikuasai atau dimilikinya." Terangnya.

“Diharapkan dengan kegiatan Sekolah Desa ini para pelaksana pembangunan di Desa dalam menerapkan pengelolaan keuangan menjadi transparan, efektif dan akuntabel akan mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera,” Pungkasnya.

Sebelumnya Sembunyi di Hotel Hasanah Jaya Pasar Kembang, Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekuk Aparat.
Selanjutnya Tim Labfor Polda Jatim, Olah TKP Ambruknya Dinding Bangunan GOR Cahaya.