Pernyataan Sikap PWI Pasuruan: Oknum Perampas Harus Minta Maaf Secara Terbuka dan Apresiasi Kinerja Kasubag Humas Polresta Pasuruan.
Foto: Surat Pernyataan Sikap PWI Pasuruan.

Pernyataan Sikap PWI Pasuruan: Oknum Perampas Harus Minta Maaf Secara Terbuka dan Apresiasi Kinerja Kasubag Humas Polresta Pasuruan.

Laporan Redaksi.

Pasuruan Suara Publik - PWI Cabang Pasuruan mengeluarkan Pernyataan Sikap atas insiden perampasan dan penghapusan file 2 wartawan oleh oknum petugas saat sedang melakukan tugas jurnalistik di Mapolresta Pasuruan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dimana 2 wartawan yang sedang meliput di halaman Mapolresta Pasuruan pasca kaburnya 4 tahanan dari sel dengan cara menjebol besi tralis sel Polresta Pasuruan.

Dalam pernyataan sikapnya, PWI Pasuruan meminta Kapolres menindak oknum anggotanya yang melakukan perampasan dan penghapusan file. Tindakan itu sebagai sock terapi agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Karena wartawan juga dilindungi oleh Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers. Dalam Pasal 18 UU Pers disebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta rupiah. 

Namun dalam pernyataan sikap PWI Pasuruan hanya meminta oknum bersangkutan untuk meminta maaf secara terbuka. Tidak lebih dari itu, hal ini agar tidak terulang kejadian serupa dikemudian hari. Karena sebagai mitra harus bisa saling menghargai satu sama lainnya.

Dalam surat pernyataan sikap PWI Pasuruan juga mengapresiasi kinerja dan sikap Kasubag Humas Polresta Pasuruan AKP Endy Purwanto yang mencoba meredam suasana, menyampaikan hal ini hanya sebagai kesalah pahaman saja dan mengawal 2 wartawan untuk mengambil gambar ulang.

100%

Sebelumnya Perluas Jaringan Pemasaran, Diskoperindag Bondowoso Gelar Fasilitasi Kemitraan Usaha.
Selanjutnya Putra Sulung Walikota Surabaya, Penuhi Panggilan Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim.