Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Polsek Tegalsari Gelar Razia Sikat Semeru.

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Polsek Tegalsari Gelar Razia Sikat Semeru.

Laporan: Tom

SURABAYA suara-publik. Tingginya aksi kejahatan di kota Metropolitan sekarang ini tampaknya menjadi sorotan publik, oleh karena itu guna mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak para pelaku, personil Polsek Tegalsari Surabaya menggelar razia Sikat Semeru di ruas jalan Imam Bonjol Surabaya,pada Sabtu (17/09/2017) malam hingga Minggu dini hari.

Kapolsek Tegalsari, Kompol Noerjianto disela-sela razia berlangsung mengatakan, giat razia Sikat Semeru yang dilakukan pihaknya berlangsung mulai pukul 23:30 – 01:00 WIB dan akan rutin dilakukan siang maupun malam hari di tempat dan lokasi yang berbeda. Razia tersebut dilakukan guna mengantisipasi tindak kejahatan serta mempersempit ruang gerak para pelaku yang hendak melakukan aksinya," terang Noerjianto, Minggu (17/9).

Selain digelarnya razia, kapolsek juga memerintahkan anggotanya untuk lebih meningkatkan kegiatan rutin patroli di kawasan yang dianggap rawan kejahatan. ” Razia ini rutin kita lakukan guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan khususnya pelaku kejahatan di jalanan.

Selain razia, kita juga perintahkan anggota untuk selalu meningkatkan kegiatan rutin patroli terhadap kawasan yang dianggap rawan kejahatan. Dengan itu, aksi kejahatan dapat diatasi serta nantinya dapat memberi rasa aman kepada masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskannya, razia yang digelar bersama 15 orang personil ini berhasil menilang 21 pengendara sepeda motor dan satu unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat surat resmi. Selain itu, Razia tersebut digelar karena merupakan atensi dari Kapolrestabes Surabaya, agar kondusif dari 3C serta nerantas peredaran narkoba," kata Kompol Noerjianto.

Kapolsek Tegalsari menghimbau agar masyarakat khususnya pengendara sepeda motor agar tidak pulang larut malam ataupun tidak melintasi kawasan yang sepi. "Apalagi yang mengendarai sepeda motor sendirian melintasi jalan yang sepi. Hal itu dapat berguna untuk mengantisipasi dari pelaku aksi kejahatan di jalanan,” tegasnya.

Sebelumnya Walikota Batu Terjaring OTT, Eddy Rumpoko Merasa Tidak Menerima Suap.
Selanjutnya Awas! Ada Copet Nyaru Jadi Suporter Sepak Bola.