Polda Jatim Gulung Komplotan Pencuri Truck Bermuatan Rokok.
Foto: Ditreskrimum Polda Jatim saat release dan menggelandang tersangka.

Polda Jatim Gulung Komplotan Pencuri Truck Bermuatan Rokok.

Laporan: Tom/Mail.

SURABAYA, Suara Publik-Komplotan penggelapan dan pencurian muatan truk berisi rokok senilai 8 milyar di ungkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Minggu (13/1/2019). Komplotam pelaku pencurian muatan truk ini dilakukan oleh sindikat kelompok Iwan Cs.

Komplotan Iwan Cs ini berjumlah 15 orang dan berhasil ditangkap dijadikan tersangka tujuh orang. Ketujuh pelaku yang berhasil ditangkap antara lain ARJ alias Jefri (28), asal Bulak Banteng Surabaya, S alias Hasan (50), asal Jalan Letjen Sutoyo Lowokwaru, Malang, SW (50), asal Morokrembangan Surabaya, IE alias Iwan (34), asal Desa Kramat, kec. Kedundung, Kab.Sampang, Madura, RS alias Romli (47), asal Bulak Banteng Kenjeran, Surabaya, SU alias Aming (46), asal Sempu Ngancar, Kediri, TBL (51), asal Surabaya.

Adapun peran ketujuh tersangka ini diantaranya, tersangka ARJ alias Jefri berperan sebagai sopir truk, tersangka S alias Hasan berperan sebagai otak dan perencana, SW berperan sebagai mengacak GPS truk dan mengacak sinyal GPS dan HP, IE alias Iwan berperan sebagai ketua komplotan, RS alias Romli berperan membantu menurunkan barang hasil kejahatan, SU alias Aming berperan sebagai penerima barang hasil kejahatan dan juga otak perencanaan, sedangkan TBL berperan menampung barang hasil kejahatan.

100%

Dir Reskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gupuh Sutiyono didampingi Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pada 7 Desember 2019 lalu, Jefri menghubungi Iwan pukul 20.00 WIB, dan mengatakan jika muatan rokok akan dikirim ke Surabaya menggunakan truk nopol L 9005 UL. Pelaku Jefri kemudian menghubungi Iwan yang sudah janjian dengan R, Hasan, Dodik, dan tersangka SW. Mereka selanjutnya membuntuti truk dengan menggunakan mobil Avanza Nopol L 1565 VE sampai area Sidoarjo.

Ditempat itu, Hasan menyerahkan alat untuk mengacak signal GPS dan melanjutkan perjalanan ke arah Jombang dan berhenti didepan gudang yang disewa oleh Hasan dan Aming. Digudang daerah Ngoro, Mojokerto muatan dipindah ke dalam tiga mobil dan dibawa ke Kediri dan Surabaya,” sebut Gupuh Sutiyono, Rabu (16/1/2019).

Mobil diketemukan di Kediri dan barang bukti di ketemukan didaerah Madiun dan Surabaya. Aksi pengelapan tersebut sudah mereka rencanakan karena semua HP miliknya di buang dan tidak digunakan lagi. Akibat ulah mereka, pihak perusahaan merugi hingga 8 Milyar.

Barang bukti 779 karton rokok berisi 467.400 bungkus, 1 unit Truk Fuso + kontainer 40 feat, 1 unit mobil Timor, 1 unit Avanza, sepeda motor,1 buah Celurit dan uang tunai 10 juta rupiah. Bahkan satu pelakunya ditembak petugas karena berusaha kabur ketika dilakukan penangkapan. Mereka kini ditahan dan akan dijerat dengan Pasal Pasal 372, dan 480 KUHP.( tm/il)

Sebelumnya DPRD Kota Blitar Sikapi OPD Banggel, Tak Hadiri Rapat Kerja.
Selanjutnya Bekas Galian PDAM Di Jalan Irian Jaya Kota Pasuruan, Makan Korban.