Polres Bondowoso Amankan 40 Orang Pelaku Premanisme.
Foto: Kapolres, Wakapolres Bondowoso dengan BB (her)

Polres Bondowoso Amankan 40 Orang Pelaku Premanisme.


BONDOWOSO, (Suara Publik) - Polres Bondowoso kembali berhasil mengungkap tindak kejahatan selama bulan Juni 2017. Sejumlah kasus yang terungkapa diantaranya, premanisme, bahan peledak, Senjata tajam, pemerasan dan sejumlah kasus lainnya.

            Kepada sejumlah wartawan, Kapolres Bondowoso, AKBP, Taufik HZ, mengatakan, sebagaimana dasar Direktifkapolri, tanggal 17 Juni 2017, bahwa seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, untuk melakukan operasi premanisme di masing-masing daerah.

            “Seperti premanisme dan kejahatan jalanan, kita telah mengamankan 40 orang, yang teridiri dari beberapa kasus,”kata Kapolres saat melakukan press release.

            Dari hasil pengungkapan premanisme, petugas berhasil menyita barang bukti (BB), bahan peledak, 50 buah mercon, satu set alat pembuat mercon. Sementara BB pegancaman dengan senjata tajam, satu buah clurit.

            “Sedangkan, BB dari hasil meras, petugas berhasil menyita 3 botol minuman keras, dan uang tunai sebesar 800 ribu rupiah,”ungkapnya.

            Modus operandi tindak pidana pembuat mercon dan menyimpan bahan peledak, pada hari Minggu, (18/6/2017), unit Opsnal Polres Bondowoso, telah mengamankan pelaku tindak pidana pembuat, menyimpan, menguasai bahan peledak didesa Ardisaeng kecamatan Pakem. “Saat ini pelaku sudah kita amankan,”ujarnya.

            Untuk tindak pidana yang mengancam korban dengan sajam. Pelaku yang digrebeg oleh korban bersama warga dirumah Juma’ati alias Buk Nisa, alamat Dusun Karang Paras RT22/04 Desa Grujugan Lor, kecamatan Jambesari darussolah, dengan modus pelaku menakut-nakuti dengan sajam kepada warga. “Pelaku langsung diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek,”terangnya.

Sementara tindak pidana premanisme, ada yang mabuk-mabukan ditempat umum, pengamen jalanan yang mengganggu warga lainnya. Disamping itu, petugas juga melakukan penangkapan terhadap pelaku pemerasan yang dilakukan oleh Mistari dan pak Lutfi, terhadap korban bernama Devi Susanti, Warga Desa Taman Tasnan, Kecamatan Grujugan.

“Akibat perbuatannya, pelaku kita amankan berikut barang buktinya di Mapolres,”imbuhnya. (her)

Sebelumnya Terduga Teroris Warga Tanah Merah Kenjeran Ditangkap Densus 88
Selanjutnya Kyai Kondang, Anwar Said Penuhi Undangan Warga RW 07 Kali Rungkut