Polrestabes Surabaya Grebek Rumah Penyimpanan Jutaan Pil Koplo.

Polrestabes Surabaya Grebek Rumah Penyimpanan Jutaan Pil Koplo.

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya menggerebek gudang penyimpanan obat keras carnophen atau pil koplo di kompleks rumah mewah Bukit Bali, Citraland, Kecamatan Lakarsantri, Selasa 7 November 2027 sekira pukul 19.00 WIB kemarin. 

Dari penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan empat orang diduga sebagai pemilik barang tersebut. Diantara empat orang yang diamankan antara lain Sugeng (47) warga jalan Banyu Urip Kidul Surabaya, Siti ( 40) warga Banyu Urip Kidul Surabaya, Seniman (46) warga Dsn.Jarakan , Simoketawang, Wonoayu Sidoarjo dan Subagiono ( 37) warga Wisma Lidah Kulon Surabaya.

"Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin menjelaskan, pengungkapan Home Industri penyimpanan obat keras carnopen atau pil koplo yang berjumlah jutaan ini berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindak lanjuti dengan upaya penyidikan maka pada Selasa 7 November 2027 di jalan Banyu Urip Surabaya, Anggota Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya awalnya melakukan penggrebekan disebuah rumah yang disinyalir tempat penyimpanan obat keras berbahaya. 

Saat dilakukan pengeledahan anggota mendapati barang bukti berupa 3 (tiga) karton kardus berisi 450.000 butir pik OPM warna kuning. Selanjutnya, berdasarkan hasil informasi dan penyelidikan, anggota melanjutkan pengembangan kasus ke rumah di Dsn. Jarakan, Simoketawang, Wonoayu Sidoarjo. Dilokasi tersebut anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penggrebekan dan mengamankan 2 ( dua) orang tersangka yang masih berstatus suami istri yakni tersangka Sugeng dan Siti. Dari tangan pasangan suami istri ini anggota berhasil mengamankan barang bukti berupa 5.000 butir pil koplo," pungkas Mahmud Arifin kepada awak Media, Kamis (9/11/2017). 

Masih lanjut Kapolda Jatim Irjen Pol Machmud Arifin, Dari hasil introgasi dan informasi yang sudah dihimpun oleh anggota, ternyata dilokasi yang sama kembali anggota melakukan penggrebekan disebuah rumah yang letaknya berada dibelakang rumah di Dsn. Jarakan, Simoketawang, Wonoayu Sidoarjo.

Dirumah tersebut anggota berhasil mengamankan satu orang tersangka bernama Seniman yang tidak lain kaka ipar dari tersangka Sugeng. Dari penangkapan tersangka Seniman anggota kembali berhasil mengankan barang bukti berupa 1 ( satu) karton kardus berisi 5.000 butir karnopen. "Kemudian, anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali melakukan pengembangan dengan memancing seorang tersangka yang disinyalir sebagai penjaga rumah produksi obat obatan keras sekaligus seorang kurir disebuah SPBU di derah Lontar. Dilokasi tersebut anggota berhasil mengamankan satu orang tersangka Subagiono dan selanjutnya anggota berpindah menuju lokasi ke sebuah rumah di Bukit Bali Perum Citraland Surabaya.

Di dalam rumah tersebut anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan barang bukti berupa 63 ( enam puluh tiga) karton berisi 2.630.000 butir karnopen, 2 ( dua) buah drum berisi 100.000 butir pil karnopen, 1 ( satu) unit mesin produksi dan 3 (tiga) unit mesin alat press," terang Irjen Pol Machmud Arifin. 

Irjen Pol Machmud Arifin juga menjelaskan, bahwa barang tersebut dipasok oleh seorang bernama Budi dari Jakarta. Sedangkan tersangka Budi sendiri sudah ditangkap oleh anggota Bareskrim Polri. 

Guna penyidikan dan pengembangan proses hukum lebih lanjut kini ke empat tersangka disangkakan tindak pidana bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar subs. Setiap orang yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian, sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 196 Jo. Pasal 98 Subs. Pasal 197 Jo. Pasal 106 ayat (1) Subs.Pasal 198 Jo. Pasal 108 ayat (1) UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Sebelumnya Nenek Atrani Kondisinya Memprihatinkan, Pemerintah Bondowoso Gagal Tekan Angka Kemiskinan.
Selanjutnya Polres Pasuruan Berlakukan Pengurusan SIM Online.