Polsek Wonokromo, Tembak Penjambret Saat Melawan Petugas.
Foto: Tersangka Jambret kaki diperban berkaos merah diapit petugas

Polsek Wonokromo, Tembak Penjambret Saat Melawan Petugas.

Laporan; Tom

Surabaya, suara-publik.com - Berusaha melawan petugas saat hendak diamankan, pelaku jambret Achmad Habib Mudhofar (25), warga Jalan Bringin Kulon Taman Sidoarjo,terpaksa ditembak satu peluru bersarang tepat di kaki kanannya.

Sadangkan teman pelaku berinisial WW sampai saat ini masih daftar pencarian orang ( DPO).

Kapolsek Wonokromo Kompol Rendy Surya Aditama yang di dampingi Kanit Reskrim Iptu Ristitanto menjelaskan, sebab pihaknya menembak tersangka tersebut, melawan dan berupaya melarikan diri saat diminta menunjukan keberadaan temannya, sehingga terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur," sebut Rendy Selasa (25/9/2018).

Lebih lanjut Rendy menjelaskan, ditangkapnya pelaku ini sesaat usai melakukan aksinya di kawasan Jalan Majapahit Surabaya, pada Minggu 23 September 2018 malam. Saat dirinya melakukan penjambretan pada pasangan suami istri.

Kompol Rendy juga menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat itu korban bersama suami berboncengan sepeda motor dari rumah Jalan Pulo Wonokromo tujuan ke Mc.Donald Jalan Raya Darmo Surabaya.

Pada saat melintas di Jalan Majapahit Surabaya, kemudian dari arah belakang pelaku ini bersama temannya ( DPO), dengan mengendarai sepeda motor Mega Pro lemudian memepet korban kesamping kiri.

Saat mendekat pelaku (Achmad Habib,red) selaku eksekutor langsung menarik paksa tas korban yang diselempangkan hingga tali terputus, setelah pelaku berhasil mengambil tas, pelaku langsung kabur dengan mengencangkan sepeda motornya," pungkas Rendy.

Masih kata Rendy, ketika korban mengetahui barang berharganya dirampas orang tidak dikenal korban selanjutnya berteriak "jambret jambret", Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo yang sedang molbile di Jalan Diponegoro atas kecurigaan tersebut langsung melakukan pengejaran sampai di daerah Jalan Wonosari Kidul hingga berhasil menangkap satu dari dua pelaku dan satu pelaku yang berinisial WW masih kita lakukan pengejaran," tandasnya.

"Dari pengakuan pelaku sudah dua kali melakukan aksinya." Sudah dua kali ini mas saya melakukan penjambretan, hasilnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," aku pelaku Achmad.

Dari penangkapan pelaku ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, sebuah tas cewek warna hijau yang berisi uang tunai sebesar Rp200.000, KTP, kartu ATM, SIM C dan STNK honda Scoopy.

Atas perbuatannya ini pelaku dijebloskan ke Hotel Prodeo Mapolsek Wonokromo dan polisi menjerat pelaku dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.(tom)

Sebelumnya Keyko: Jangan Sebut Saya Ratu Prostitusi.
Selanjutnya Mantan PLT Sekota Surabaya, Jadi Tersangka Kasus Ruislag Tanah Keputih.