Proyek Ratusan Juta Milik Pemkot Surabaya, Tanpa Papan Nama..

Proyek Ratusan Juta Milik Pemkot Surabaya, Tanpa Papan Nama..

Surabaya, Suara-Publik.com - Sebagai bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur diseluruh wilayah,baik dari tingkatan pusat hingga daerah dalam pelaksanaanya wajib mengikuti sesuai aturan yang berlaku,termasuk juga dalam transparasi anggaran mengingat dana yang dipergunakan adalah APBN/APBD(Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Anggaran Pendapatan Belanja Daerah).

Namun hal tersebut sepertinya tidak diindahkan oleh kebanyakan kontraktor atau pelaksana dalam menjalankan proyeknya.

Hal itu diketahui dilokasi proyek pengerjaan drainase/gorong gorong yang berada di jalan Platuk Donomulyo Utara Gg 2 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya.

Saat dilokasi proyek tidak adanya papan nama yang mana sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang pedoman persyaratan Teknis Pembangunan Gedung (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

Tidak hanya itu,kelayakan pekerja juga tidak dilengkapi dengan sistem standarisasi keamanan yang telah diterapkan.

Saat salah satu sumber dikonfirmasi,mengarahkan disalah satu nama yang diduga sebagai pelaksana proyek",saya hanya bekerja mas,jadi saya tidak tau apa apa soal itu,kalau masnya pingin tanya tanya ya ke Ramadhan aja selaku pelaksana",ujar salah satu pekerja yang tidak mau disebutkan namanya.

Saat diketahui nomor ponselnya,wartawan media ini mencoba mengkonfirmasi Romadhon melalui nomor ponselnya tersebut",yaa pak,kebetulan saya cuma disuruh,kalau boleh tau diarahkan siapa?dan terkait papan nama terima kasih telah diingatkan",ujar Ramadhan.

Proyek ratusan juta yang menggunakan anggaran pendapatan daerah Kota Surabaya yang berasal dari uang rakyat seharusnya dikerjakan secara profesional serta ber integritas,hal tersebut Pemerintah Kota Surabaya wajib meng evaluasi kinerja dinas dibawahnya untuk bekerja secara profesional dan tidak terkesan menghambur hamburkan uang rakyat.(joko).

Sebelumnya Cegah Covid-19, Pemdes Tambak Beras Intensif Lakukan Sosialisasi dan Pencegahan.
Selanjutnya Bertekad Lahirkan Lulusan Siap Kerja, SMK Sunan Ampel Buka Pendaftaran Siswa Baru.