Rapat Pleno PDIP Bondowoso, Sepakati Andi Hermanto Jadi Wakil Ketua DPRD.

Rapat Pleno PDIP Bondowoso, Sepakati Andi Hermanto Jadi Wakil Ketua DPRD.

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Menjelang pengumuman penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati tanggal 12 Pebruari 2018 mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Kabupaten Bondowoso menggelar rapat pleno di kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan A Yani Bondowoso. Senin, (22/1/2018).

Agenda rapat istimewa tersebut, membahas terkait pengunduran diri H.Irwan Bachtiar Rahmat, sebagai anggota DPRD dan sekaligus sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso, termasuk juga membahas strategi pemenangan pilkada dan sejumlah agenda penting lainnya. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, H.Irwan Bachtiar Rahmat, mengatakan, rapat pleno ini membahas terkait persiapan dirinya yang akan mengundurkan diri sebagai anggota DPRD dan Wakil Ketua DPRD.

Sebab, pada tanggal 12 Pebruari dirinya akan ditetapkan sebagai calon Wakil Bupati yang akan mendampingi KH Salwa Arifin. “Dalam rapat ini kita telah memutuskan dan menetapkan persiapan saya untuk mengundurkan diri dari jabatan sebagai anggota DPRD dan Wakil Ketua DPRD,”kata Irwan Bachtiar Rahmat. 

Dalamkeputusan rapat tersebut, telah disepakati bahwa yang akan menggantikan posisinya sebagai wakil Ketua DPRD adalah sekretaris DPC PDI Perjuangan, yakni Andi Hermanto, yang saat ini menjabat sebagai ketua Fraksi. 

Sementaraitu, posisi Andi Hermanto, akan digantikan oleh Sinung Sudrajat sebagai Ketua Fraksi di DPRD. Sedangkan yang akan mengganti H.Irwan Bachtiar Rahmat adalah Rusdi Hasan, yang berada di posisi ketiga pada pemilihan legislative setelah Sinung Sudrajat. “Berkaitan dengan itu, kita sudah melakukan persiapan-persiapan, termasuk persiapan untuk mengembalikan semua fasilitas yang dipakai saya selaku wakil Ketua DPRD, pada tanggal 12 akan saya kembalikan kepada Negara,”katanya.

Menurutnya, ketika sudah membuat pernyataan mundur, maka konsekwensinya harus mundur, tidak boleh menunda waktu, sehingga komitmen sebagai calon pimpinan daerah wajib mematuhi peraturan dan perundangan yang ada.

“Ketika sudah ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati, maka semua fasilitas wajib dikembalikan kepada Negara, dan itu wajib dipatuhi, dan Alhamdulillah, semua administrai sudah siap dan tinggal mengembalik kepada pak Sekwan,”imbuhnya.(her)

Sebelumnya Prilaku Nyleneh, Istri Ajak Suami Layani Fantasi 3some
Selanjutnya Satreskoba Bondowoso Bekuk 2 Pengedar Pil Koplo.