Ratusan Guru Honorer Mogok, Ribuan Murid di Bondowoso Terlantar.
Foto: Contoh Murid yang tidak bisa belajar.

Ratusan Guru Honorer Mogok, Ribuan Murid di Bondowoso Terlantar.

Laporan : Redaksi

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Ratusan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Bondowoso menggelar aksi mogok mengajar. Hal itu sebagai bentuk protes atas belum jelasnya regulasi pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT) atau guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Aksi mogok mengajar ini, sudah dilakukan sejak Kamis (1/11) kemarin. Aksi diikuti guru honorer sekabupaten Bondowoso membuat ribuan murid tidak belajar, sehingga dampak dari aksi mogok tersebut adalah kegiatan belajar mengajar di sejumlah SD menjadi lumpuh.

Jayus, salah satu guru yang mengajar di SDN Lombok Kulon, mengaku prihatin atas mogok mengajar yang dilakukan oleh tenaga honorer. Namun, dirinya tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya aksi mogok itu dipicu regulasi rekrutmen CPNS 2018 yang dianggap tidak berpihak pada keadilan.

“Utamanya bagi GTT/PTT yang sudah mengabdi puluhan tahun. Gaji yang mereka sebesar Rp 200 hingga 300 ribu setiap bulan, masih jauh untuk memenuhi kebutuhan,”kata Jayus.

Rencananya, aksi mogok mengajar itu akan dilakukan selama 30 hari , dan itu sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang dianggap tidak adil kepada para honorer. Bahkan, para honorer mengancam, jika sampai beberapa hari ternyata belum ada kepastian dari pemerintah, aksi mogok mengajar terus mereka lakukan.

“Saya berharap kepada teman-teman guru honorer agar tetap mengajar seperti biasa, karena kasihan siswanya, akan menjadi korban, mari dibicarakan dengan pemerintah agar ada solusi yang terbaik,"imbuhnya.

Sebelumnya Istri Wakil Bupati Bupati Bondowoso, Akan Gandeng PT. Pos Indonesia Pasarkan Produk UMKM Untuk Naik Kelas.
Selanjutnya Pemerintah Kecamatan Cerme, Selenggarakan Sekolah Desa Menuju Desa Mandiri.