Ratusan Ulama NU se Kabupaten Bondowoso, Berikrar Menangkan Jokowi-Makruf Amin.
Foto: Deklarasi Tokoh Agama Kabupaten Bondowoso untuk Menangkan Jokowi.

Ratusan Ulama NU se Kabupaten Bondowoso, Berikrar Menangkan Jokowi-Makruf Amin.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Ratusan Warga Nahdiyin, Ulama', Guru Ngaji dan tokoh masyarakat mendeklarasikan diri mendukung dan memenangkan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, Ir. H Joko Widodo dengan Prof. Dr. KH Makruf Amin sebagai Pemimpin Indonesia periode 2019-2024. di Ponpes Al-Furqon Jambesari Darussolah. Minggu (10 /3/2019).

Para tokoh Ulama' NU dan Banser sekabupaten Bondowoso tersebut berikrar, akan menangkan Jokowi Amin, kerena kedua tokoh Nasional ini dianggap mampu membawa Indonesia yang lebih maju.

Apalagi Jokowi JK sudah terbukti membangun peradaban Indonesia, sehingga disegani oleh dunia.

Selain itu, antara Jokowi dan Makruf Amin menjadi pasangan yang serasi, sehingga kedua tokoh tersebut sudah mewakili Nasionalis dan Religius.

Koordinator para Alim Ulama' NU, KH Kurdi Sulaiman, mengatakan, deklarasi dukungan ini sebagai wujud kepedulian Ulama' NU Bondowoso terhadap Tokoh NU, yakni KH Makruf Amin, sebagai representasi Warga Nahdiyin. "Maka wajib hukumnya bagi warga NU untuk mendukung dan memenangkan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang berasal dari NU," kata pengasuh Ponpes Al-Furqon ini.

Selain itu, Capres Joko Widodo, yang berasal dari keluarga sederhana yang agamis, sehingga tidak perlu diragukan lagi, karena dari silsilah keluarga juga termasuk salah satu pejuang dan pemeluk agama Islam murni, bukan muallaf. "Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga NU dan seluruh masyarakat Bondowoso untuk memenangkan H.Joko Widodo dan KH Makruf Amin sebagai Presiden dan Wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024," ajak KH Kurdi Sulaiman.

Setelah ini, sambung Alumni Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Asembagus Situbondo ini, akan turun ke desa-desa, dari pintu ke pintu untuk mengajak masyarakat bersama-sama memenangkan Capres dan Cawapres nomor 01. "Tentunya, sebagai warga NU yang baik harus memenangkan calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 01, pada tanggal 17 April 2019 mendatang, karena disitulah nama NU dipertaruhkan.

Namun, ketika ada warga NU memilih orang lain yang bukan tokoh NU berarti sudah salah,"tegasnya.

Sebelumnya Ngentit Uang Tetangganya, Seorang Haji Asal Jajag di Gelandang Masuk Sel Tahanan.
Selanjutnya Puluhan Ribu Warga Surabaya, Hadiri Millenial Road Safety Festival.