Ratusan Warga NU, Hadiri Pengajian Rutin di Lapangan Mengok.
Foto atas: Para Alim Ulama dan Muspika diatas Panggung. Foto: bawah warga NU saat hadir pada pengajian dilapangan.

Ratusan Warga NU, Hadiri Pengajian Rutin di Lapangan Mengok.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.com) Bertempat dilapangan Mengok, telah dilaksanakan Kegiatan undangan Pengajian umum rutin setiap hari selasa manis dan Sholawat Nariyah. Pangajian tersebut dihadiri Habib Alwi bin Abdullah Alaydrus dari (Yaman) dan KH Muhammad Tamim Bin KH Ahmad Sofyan dari Situbondo. Rabu, (31/7/2019), pukul 14.00 WiB.

Kegiatan tersebut dihadiri, Kapolsek Pujer AKP Asib,SH, Komandan Koramil Kapten Adi.S, Camat Ivan arifandi,STPMM, Ketua Partai PKB Bondowoso, Acmad Dhafir,Ketua NU Cabang KH.Khodir Syam dari Cerme, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ratusan NU.

Ketua PCNU Bondowoso, KH.Khodir Syam menyampaikan terimakasih yang tak terhingga atas kekompakanya bisa hadir dalam mimbar Pengajian yang berbahagia ini. Kegiatan Pengajian dan shalawatan ini adalah kegiatan rutin yang biasa dilakukan setiap hari selasa manis. “Namun, karena Bpk Kyai tidak bisa hadir pada hari tersebut maka di majukan menjadi hari rabu sekarang ini,”kata kiyai Khodir Syam.

Selain itu, Ketua PCNU ini memberikan semangat agar jamaah yang hadir agar tetap menjaga ukuwah islamiyah agar bisa diberikan kekuatan sehingga kita bisa berkumpul kembali pada acara acara seperti ini.

Sementara itu, Habib Alwi bin Abdulah al Idrus dan KH M Tamim Sofyan, mengajak warga NU agar tekun beribadah, dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan tetap berpedoman kepada ajaran NU. “Marilah kita semua yang hadir tunjukkan cinta kepada Allah SWT, agar hidup kita selalu bersyukur juga sempurna dunia akherat dan mempertebal iman dan taqwa kepada Allah SWT,”ucap tokoh NU ini.

100%

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak kebaikan karena memiliki jiwa sunah wal jamaah, maka banyak yang menginginkan musuh islam ingin memecah belah, akan tetapi orang islam diindonesia tidak bisa di adu domba, maka jagalah ukuwah islamiyah itu agar tidak dicuri oleh orang yang ingin menghancurkanya.

“Saya hanya memberikan nasihat agar kita bisa mempersatukan bangsa ini melalui kyai yang dipercaya oleh NU untuk mendakwahkan agama karena kyai NU selalu berpegang teguh pada Ukuwah islamiyah,”tegasnya.

Guru-guru Kyai NU, kata dia, selalu ingin mempunyai niat untuk memperbaiki umat, NU tidak butuh kyai yang ingin merubah pegangan hidup, karena majelis ini adalah majelis yang di ridoi oleh nabi Mohammad SAW. “Kita berkaca kepada perjalanan Baginda Nabi Muhammad SAW ketika memperjuangkan dan memimpin islam dengan perang Uhud sehingga islam bisa dipercaya untuk diyakini oleh Umat.

Semoga kita semua diberikan kebaikan dengan sholawat nariyah ini,dengan bersholawat kita akan selalu bersyukur dengan apa yg diberikan oleh Allah SWT,”pungkasnya.

Terpisah, pengamanan kegiatan pengajian rutin serta shalawatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Pujer AKP Asib,SH.MH baik pengamanan secara terbuka maupun tertutup dengan rincian, terdiri dari personel Polsek Pujer 10 Orang anggota, Banser dari PKB 5 Orang, Babinsa Mengok Kopral Bambang, dan Pam internal desa mengok dari unsur Kasun 10 Orang.

“Alhamdulillah, acara pengajian akbar ini berjalan aman dan lancar. Sementara warga NU yang menghadiri acara ini hingga selesai, pulang dengan tertib,”kata Kapolsek Pujer, AKP Asib.SH.MH. disela-sela kesibukannya.

Sebelumnya Arogansi Sekda Berujung Pengunduran Diri Kepala BKD, Bupati dan Wabup Pertahankan Alun.
Selanjutnya Ela, Kekasih Farid Ali Anak Bos Putra Buana, Kembali Jalani Sidang.