Sakit Hati, Mantan Sopir Embat Inova Mantan Bos Nya

Sakit Hati, Mantan Sopir Embat Inova Mantan Bos Nya

 

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya tidak butuh waktu lama untuk menangkap pencuri mobil Innova milik Bos PT Samator Surabaya. Sebab, pasca dilaporkan hilang pada 18 Juni 2016. Unit ini berhasil menangkap pelaku beserta mobil bernopol DA 8383 PA tersebut pada 19 Juni 2016. Dan ternyata, pelakunya merupakan mantan sopir yang sudah 10 tahun bekerja di rumah Bos Samator Jalan Imam Bonjol 97, Surabaya tersebut.

Pencuri itu tak lain adalah Deni Irwanto (33), warga Jalan Banyu Urip Surabaya. Setelah berhasil mencuri mobil mantan bosnya itu, Deni langsung dikejar oleh sejumlah anggota Unit Resmob. Bermodal rekaman CCTV dan informasi yang diperoleh, tim ini mendeteksi keberadaan pelaku dan mobil Innova Metalik yang dicurinya tersebut, berjalan ke arah selatan Surabaya. Dan benar, Deni berhasil dibekuk di daerah Malang.

"Saat kami tangkap, tersangka sudah mengganti nopol mobil dari DA menjadi L. Yaitu dari DA 8383 PA menjadi L 1872 GK. Ini artinya, tersangka (Deni Irwanto, red) sudah merencanakan dengan matang semua aksinya. Tersangka merupakan mantan sopir yang sudah bekerja 10 tahun pada bosnya di Jalan Imam Bonjol 97 yang merupakan TKP pencurian," ulas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Siltonga, Rabu (22/06/2016).

Untuk motifnya sendiri, Shinto menyebut bahwa rencana itu direncanakan tersangka, setelah tersangka merasa sakit hati dengan bosnya. Namun, pengakuan tersebut bisa jadi hanyalah alibi tersangka. Sedangkan untuk mencuri mobil tersebut, tersangka yang sudah hafal seluk beluk TKP, menggunakan kunci kontak cadangan. Sedangkan untuk menuju TKP pencurian, Shinto membenarkan bahwa tersangka menyewa jasa angkutan taxi.

Sementara itu, dari informasi yang didapat. Deni sendiri diketahui sudah menjadi sopir bos PT Samator itu sejak tahun 2004. Namun tanpa sebab, Deni mengundurkan diri akhir tahun 2015 lalu. Deni diketahui menjadi duda setelah ditinggal istrinya meniggal dunia. Dari perkawinannya tersebut, Deni dikaruniai satu anak. "Saya tidak menyangka, kalau dialah (Deni, red) yang mencuri mobil itu," sesal Yusuf Kusuma Wardhana, rekan sopirnya yang melaporkan hilangnya mobil Innova tersebut.

Kini, Deni hanya bisa menyesali perbuatannya. Sebab, selain harus meringkuk di sel tahanan Polrestabes Surabaya. Deni pun harus merelakan tidak bisa bertemu langsung dengan anaknya untuk sementara waktu. Sebab, atas perbuatannya, dia terancam hukuman 7 tahun penjara dengan jeratan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.(TOM)

Sebelumnya Alan BD Narkoba di Bekuk Aparat, Ribuan Pil Koplo dan Sabu Siap Edar di Sita
Selanjutnya AKBP Shinto: 138 Tersangka Diamankan Dalam Operasi Camer Semeru