Sambut Kedatangan Komisi C DPRD Surabaya, Warga Kalisari Damen Gang Makam Bentangkan Spanduk.

Sambut Kedatangan Komisi C DPRD Surabaya, Warga Kalisari Damen Gang Makam Bentangkan Spanduk.

Surabaya, Suara-Publik.com - Paskah dilakukannya hearing beberapa waktu yang lalu di Komisi C DPRD Surabaya terkait akan dilakukan penertiban oleh Satpol PP Surabaya atas perintah surat dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas(BBWS),warga Kalisari Damen dan Kalisari Damen Gg Makam Kelurahan Kalisari Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan dari ketua komisi C beserta anggotanya.

100%

Abd Muntholib selaku Ketua RW 03 yang mengakui bahwa rumahnya termasuk salah satu terdampak mengatakan bahwa dirinya bersama warga sangat antusias menyambut kedatangan para wakil rakyat tersebut.

"Sesuai yang disampaikan saat akhir hearing, saudara Baktiono selaku ketua komisi C yang juga pemimpin sidang, menyampaikan bahwa minggu depan akan dilakukan sidak di kampung kami. Saya selaku pemangku wilayah bersama warga sangat mengharap betul kehadiran mereka,supaya mereka bisa menilai sendiri bahwa apa yang diklaim pihak BBWS ini sangat keliru.

Dan yang jelas kami sebagai penduduk asli sini dan sudah diakui sebagai pemerintahan Kota Surabaya dengan tegas menolak penggusuran diwilayah kami tanpa adanya komunikasi dan diberikannya solusi kepada kami",ujar Abd Muntholib saat melakukan kerja bakti di kampung bersama warganya.

Moch.Jamik selaku Ketua RT 03 Kalisari Damen mengatakan bahwa saat ini warga Kalisari Damen sangat antusias menyambut kedatangan para wakil rakyat tersebut. "Hari ini(15/03/20) kami bersama warga memasang banner ucapan selamat datang untuk para anggota dewan, ya mudah-mudahan kedatangan mereka dikampung kami ini nantinya dapat memberikan masukkan yang baik kepada pihak pihak yang mau menggusur rumah kami. Ini saya beserta pemuda, ibu ibu PKK, juga tokoh masyarakat yang lain, Alhamdulilah sangat antusias menyambut mereka(anggota Dewan Komisi C DPRD Kota Surabaya)",ujar Jamik yang tampak bersama warga memasang banner.

Sesuai pernyataan Baktiono selaku ketua Komisi C DPRD Surabaya beberapa waktu lalu yang memberika rekom kepada Satpol PP Surabaya supaya jangan dilakukan penggusuran dulu. "Karena banyak yang perlu dikaji lagi, maka saya rekomkan jangan dilakukan penggusuran dulu, minggu depan kami akan sidak dulu dilapangan untuk mencari solusi yang terbaik, karena yang dikeluhkan adalah banjir ya kita pecahkan disitu" ujar Baktiono saat hearing beberapa waktu yang lalu. (NN)

Sebelumnya Menhub Budi KS, Positif Corona
Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Liburkan Murid Paud Hingga SMP.