Sampai April 2020, SMA N Ini Masih Tarik SPP, Ini Nominalnya.

Sampai April 2020, SMA N Ini Masih Tarik SPP, Ini Nominalnya.

Surabaya, suara-publik.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa SPP, khusus sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di seluruh Jawa Timur, Gratis.

“Dulur, melalui postingan ini saya ingin menegaskan bahwa SPP bagi siswa SMA/SMK Negeri di seluruh penjuru Jawa Timur Gratis,” tulis Khofifah dalam akun Twitternya, Selasa (7/7/2020).

Gratis SPP ini merupakan bagian dari Program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas). "Program spp gratis ini sudah berjalan sejak 2019 lalu. Jadi sekolah tidak diperkenankan memungut rupiah sepeser pun dari siswa. Semua gratis, seluruh Jatim," tegas Khofifah.

"Bagi siapa saja yang menemui pelanggaran di sekolah terkait SPP maka laporkan," ujar Khofifah.

Mengutip pernyataan Gubernur Khofifah terkait Program SPP Gratis yang sudah berjalan sejak tahun 2019 nampak nya tidak dijalankan oleh SMAN 12 Surabaya, informasi yang diperoleh Sekolah tersebut pada periode tahun 2020 masih memberlakukan Pembayaran SPP sebesar 150 ribu per siswa, yang ditulis diatas kartu lembaran ditanda tangani petugas SPP atas nama Kasmianah.

Indarto, Wakasek Humas SMAN 12 Surabaya saat di konfirmasi mengenai hal ini menegaskan jika selama tahun 2020 SMAN 12 tidak ada SPP. "Maaf, Memang sudah tidak ada SPP, Sudah tidak ada, itu Kartu itu pembayaran tunggakan ketika mereka kelas X atau XI" ungkap Indarto, rabu (8/7).

Terpisah, Anggota DPRD Prov. Jatim, Mathur Husaeri menyatakan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim harus tegas terhadap sekolah SMA/SMK Negeri yang masih menerapkan pungutan SPP, Anggota Komisi E dari partai Bulan Bintang ini juga menegaskan jika Program TisTas (Gratis Berkualitas) ini sudah dimulai di jatim sejak PAPBD 2019.

"Tidak dibenarkan itu karena pemprov sudah sediakan dana BPOPP untuk semua sekolah negeri dan swasta, Ini juga sudah ditegaskan oleh gubernur dalam berbagai statemen nya di media, Diknas Jatim harus tegas thdp sekolah yang memungut SPP apalagi dimasa pandemi covid 19," papar Mathur. Kamis (9/7).

Sesuai Data Sistem informasi Aplikasi pendidikan, jumlah pelajar di SMAN 12 Surabaya berjumlah total 1.081 siswa, yang terbagi dalam 31 Rombongan belajar, jika tiap siswa diwajibkan membayar SPP seluruhnya maka akan terkumpul Rp. 1.945.800.000,. Setahun.(wahyu/imam).

Sebelumnya Ketua Badan Buruh Dan Pekerja Pemuda Pancasila: Lebih Baik Perketat Protokol Kesehatan Dari Pada Terapkan Jam Malam.
Selanjutnya 2 Kali Beraksi, Pencuri Burung Asal Petemon di Bekuk.