Satreskoba Bondowoso Bekuk 2 Pengedar Pil Koplo.

Satreskoba Bondowoso Bekuk 2 Pengedar Pil Koplo.

Dialporkan : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) – Dua pemuda yang diduga sebagai pengedar pil koplo berhasil dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bondowoso. Dua pelaku pengangguran tersebut ditangkap ditempat berbeda, pada saat mau melakukan transaksi pil koplo. 

SementaraTim Buruh Sergab (Buser) Reskoba Polres Bondowoso yang melakukan penangkapan kepada dua tersangka, antara lain, Nuruddin, Pandu, Dian Istiqlal, dan Ivan, sedangkan satu orang saksi warga Desa Tumpeng bernama Muh. Husen. 

KasatReskoba Polres Bondowoso, AKP Asib. SH.MH, membenarkan penangkapan tersebut, masing-masing pelaku adalah, Muhammad Hairus Sholeh, (21), warga Desa Tegal Mijin, RT.1.RW.1, Kecamatan Grujugan, dengan Miftahus Subur, (27) Warga Desa Tumpeng, RT.13. RW.05, Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso.

“Kami menangkap para pelaku di dua tempat kejadian perkara (TKP), Muhammad Hairus Sholeh, ditangkap di Kelurahan Nangkaan Kecamatan Kota, dan Miftahus Subur ditangkap Desa Tumpeng,” kata AKP Asib, kepada Suara Pulik, Senin, (22/01/2018). 

Darimasing-masing pelaku, kata Asib, petugas berhasil menyita barang bukti 360 butir pil koplo, warna kuning, merk DMP, satu unit HP, uang tunai sebesar Rp.88.500 milik Muhammad Hairus Sholeh. Sedangkan dari tersangka Miftahus Subur, sebanyak 261 pil warna putih, merk Y, satu buah HP, dan uang tunai sebesar Rp.134.000. uang tersebut diduga hasil penjualan pil koplo.

“Tanpa perlawanan keduanya kita amankan dengan seluruh barang buktinya,” kata mantan Kapolsek Tenggarang asal kota gandrung Banyuwangi ini.

Asib juga mengungkapkan, penangkapan kepada dua tersangka yang berada ditempat berbeda tersebut, berawal dari informasi warga, jika kedua tersangka sering melakukan transaksi pil koplo, sehingga anggota Reskoba melakuka pengintaian di masing-masing TKP.

“Hasil pengintaian tersebut. kedua TSK didapati sedang menunggu pembeli, karena takut kehilangan barang bukti, petugas langsung melakukan penangkapan,”terangnya. 

Saatini, sambung Kasat, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif, dan penyidik akan melakukan pengembangan asal muasal barang-barang haram tersebut, sehingga peredaran pil koplo tersebut dapat ditekan seminimal mungkin.

“Dari hasil pemeriksaan penyidik, kedua TSK mengaku salah dan menyesal. Tapi, untuk melakukan upaya pengembangan lebih lanjut, kedua tersangka kita tahan di rumah tahanan (Rutan) Mapolres Bondowoso,”imbuhnya.(*)

Sebelumnya Rapat Pleno PDIP Bondowoso, Sepakati Andi Hermanto Jadi Wakil Ketua DPRD.
Selanjutnya Rektor Universitas Merdeka Pasuruan Dilantik