Sejumlah LSM di Bondowoso, Desak Panwascam Laporkan Kades Sukorejo ke Polisi.
Foto: Direktur Jack Center Jatim Agus Sugiarto.

Sejumlah LSM di Bondowoso, Desak Panwascam Laporkan Kades Sukorejo ke Polisi.

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) – Dilaporkannya Kepala desa Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin, kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sumber Wringin, sejumlah LSM Bondowoso angkat bicara.

Bahkan LSM akan ikut mengawal jika para Kepala Desa, Panwascam dan Panwaskab Bondowoso melakukan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon Bupati. Seperti diungkapkan Direktur LSM Jack Centre Jawa Timur, Agus Sugiarto, jika pihaknya sangat menyesalkan tindakan kades Sukorejo yang diduga telah menyalahgunakan bantuan pemerintah untuk diatasnamakan kepada salah satu passangan calon Bupati.

“Menurut saya, itu sudah keterlaluan. Apalagi telah melakukan kebohongan publik. Jika beras untuk orang miskin itu diatasnamakan salah cabup,”kata Agus Sugiarto. 

Masih kata Agus, kades atau pejabat pemerintah boleh berpihak kepada salah satu calon, tapi jangan program pemerintah itu dijadikan alat politik untuk berpihak kepada salah satu calon, ini sudah pelanggaran berat, karena selain berbohong kepada masyarakat, kades juga melakukan tindak pidana dan melanggar Peraturan KPU.

“Makanya, saya minta kepada Panwascam Sumber Wringin, untuk tidak main-main dengan persoalan ini. Kalau memang sudah cukup bukti silahkan ditindak lanjuti sesuai peraturan dan perundangan yang ada,”tegasnya.

Sejumlah Kades yang menyatakan bahwa beras khusus orang miskin itu sedekah dari pasangan calon bupati. Jack Centre tidak akan tinggal diam, karena yang dilakukan kades itu sudah melanggar pidana.

Bahkan ia sudah mengantongi sejumlah nama kades untuk dilaporkan penegak hukum. “Hanya saja tinggal penegak hukum untuk bersungguh-sungguh menindak lanjuti persoalan ini, karena program itu tidak ada kaitannya dengan pemilihan bupati,”katanya.

Ditempat terpisah, Ketua LSM Libas, Ahmad Fauzan Abdi, juga mengecam keras tindakan kades Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin yang diduga memanipulasi program pemerintah dengan mempolitisasi. Bahkan dengan memerintahkan aparatnya untuk melakukan tindakan kebohongan.

“Maka dari itu, saya minta kepada Panwascam dan Panwaskab Bondowoso untuk tidak main-main dengan persoalan ini, kalau memang kades Sukorejo itu sudah cukup bukti, jangan menunggu lama-lama untuk segera dilimpahkan kepada penegak hukum, biar segera diproses,”terangnya.

Menurutnya, kasus ini biar menjadi warning kepada kades-kades yang lain, agar tidak sembarangan menyiasati program menjadi sedekah. Apalagi dengan terang-terangan memberikan instruksi kepada perangkatnya.

“Silahkan kades berpihak kepada salah satu calon, tapi jangan program pemerintah itu dijadikan ajang untuk memenangkan salah satu calon, karena akan menyulut warga tidak kondusif, dan akhirnya berakibat fatal,”tandasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kades Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin, Sumarni, dilaporkan Ketua Ranting dan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sumber Wringin, ke Panwascam, karena diduga kuat telah menginstruksikan kapada semua Kasun dan RT, jika program Beras Masyarakat Miskin berasal dari salah satu Calon Bupati Bondowoso.

“Beras khusus orang miskin itu memang digratiskan oleh Pemerintah selama 6 bulan, bukan dari calon seperti yang disampaikan oleh Kades Sukrejo melalui aparatnya,”kata Babun, Ketua Ranting PDIP Desa Sukorejo ini.(*)

Sebelumnya Asyik Membagi Sabu Kedalam Klip Plastik, 2 Pria Ini di Grebek.
Selanjutnya Kepergok Rampas HP, 2 Pelaku Dihadiahi Timah Panas.