Selipkan Clurit di Ketiak, Arek Simogunung Dikrangkeng

Selipkan Clurit di Ketiak, Arek Simogunung Dikrangkeng

Laporan: Tom

SURABAYA - Apes dialami Suadi (19). Gara-gara membawa sajam jenis celurit, warga yang tinggal di Jalan Simo Gunung Kramat Timur itu harus berurusan dengan polisi.

Mulanya, Suadi yang merupakan seorang penganguran hendak bepergian, Selasa (20/2/2018) pagi hari sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu, pelaku pembawa senjata tajam itu bepergian dengan menggunakan sepeda motor. 

Karena alasan kemanan, pelaku membawa celurit yang diselipkan di bawah ketiak tangan kanan. "Kapolsek Sawahan Surabaya Kompol Dwi Eko menjekaskan, kejadian itu berawal pada hari Selasa 20 Februari 2018 sekira pukul 02.45 WIB, anggota kami mendapat informasi dari warga bahwa ada seorang laki laki membawa senjata tajam berupa Celurit di warung kopi " isi ulang" di Jalan Putat Jaya No.49 Surabaya dengan cara ditenteng dan terlihat oleh masyarakat sehingga membuat masyarakat merasa ketakutan. 

Setelah mendapat informasi tersebut maka anggota kami meluncur kelokasi dan mendapati pelaku, selanjutnya Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap badan pelaku. 

Ternyata benar bahwa di badan pelaku atau tepatnya dibawah ketiak kanan kanan telah diselipkan senjata tajam jenis celurit," kata Kapolsek Dwi Eko, Rabu (28/2/2018).

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Sawahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sebab, pelaku tidak bisa menunjukkan surat-surat terkait dengan kepemilikan senjata tajam tersebut.

"Saat ini pelaku ditahan di rumah tahanan Mapolsek Sawahan untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas Dwi Eko. Pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara karena dianggap melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-Undang darurat Nomor 12 tahun 1951. 

Sebelumnya Peringati HUT ke 322, PDAM Kota Pasuruan Gelar Khitanan Massal.
Selanjutnya Lagi, Layanan Threesome Sejenis Dibongkar PPA Polretabes Surabaya.