Sembunyi di Hotel Hasanah Jaya Pasar Kembang, Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekuk Aparat.
Foto: Kasat Reskrim Polresta Pasuruan saat wawancara dengan awak media. Foto Bawah: Ketiga tersangka pembobol rumah.

Sembunyi di Hotel Hasanah Jaya Pasar Kembang, Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekuk Aparat.

Laporan: Iwan Dayat.

Surabaya Suara Publik - Selasa, 6 Nopember 2018 sekira jam 21.00 wib di hotel Hasanah Jl. Pasar Kembang Kota Surabaya Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota, melakukan penangkapan pelaku perkara pencurian dengan pemberatan/spesialis pencurian rumah kosong. Sebelum melakukan penangkapan di Hotel Hasanah Jaya, menurut saksi mata, petugas menangkap seseorang di Jl. Arjuno.

"Tadi sebelum menangkap dan menyita berbagai senjata di kamar hotel, petugas menangkap salah satunya di Jl. Arjuno. Lalu pengembangan penangkapan disini. Berbagai macam senjata diamankan petugas dari Pasuruan" papar Suyitno pensiunan Polisi yang tinggal di belakang hotel Hasanah Jaya.

Menurut Kasat Reskrim Polresta  Pasuruan, Sri Wahyoendari Handoyo pada tanggal 5 November lalu melaporkan kejadian rumah sekaligus tempat praktiknya sebagai dokter gigi dibobol maling. Rumah Jl. Darmoyudho IIIZ Rt. 007 Rw. 001 Kel / Kec. Purworejo Kota Pasuruan. Saat lapor, korban Sri Wahyoendari mengajak Nasro Azizah 25 tahun, pembantu rumahnya sebagai saksi.

Menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Pasuruan langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan pegejaran terhadap pelaku. Saat dilakukan penyelidikan, 3 orang diduga kuat sebagai pelakunya. 1. Husni 30 tahun, Alamsyah 36 tahun. Dan seorang wanita bernama Cristy Sugiarti 29 sebagai terduga kuat pembobol rumah Sri Wahyoendari.

Kasat Reskrim Polresta Pasuruan pada suara publik mengatakan, pembobolan rumah tersebut, dilakukan ketiganya dengan pemantauan sehari sebelumnya. Setelah dirasa aman, besoknya mereka melakukan aksi tersebut, kata AKP Slamet Santoso SH MH. 

 100%

Masih Slamet, pada hari Jum'at, 2 Nopember 2018 sekira jam 11.30 Wib di Jl Darmoyudho II Rt/Rw 07/01 Kel. Purworejo Kec. Purworejo Kota Pasuruan ketiganya datang kelokasi dengan menggunakan sarana mobil Honda Brio, tersangka masuk kedalam rumah dengan cara merusak kunci gembok, mencongkel pintu samping, pintu belakang, pintu kamar dan pintu almari dengan menggunakan alat berupa linggis dan kunci L modifikasi (merusak gembok). 

Kemudian mengambil barang yang ada di dalam almari berupa kartu kredit BCA, buku tabungan BCA, kunci Brangkas, buku tabungan dan atm BNI, cincin emas 12gram, uang tunai Rp.6.500.000,-, uang asing 250 euro dan uang kuno (1jt rupiah), jelas Kasat Reskrim Polresta Pasuruan.

Lebih jauh AKP Slamet Santoso menjelaskan peran dari masing-masing pelaku. Alamsyah bertugas sebagai eksekutor masuk kedalam rumah dan yang ambil barang. Sementara peran Husni, adalah sebagai pengemudi mengawasi situasi diluar, sedangkan peran Cristy sebagai orang yang menyuruh melakukan pencurian serta memalsukan KTP korban. Yang selanjutnya menggunakan Kartu kredit milik korban untuk belanja barang2 berupa 5 buah hp, kulkas dan tv dengan total pembelian Rp.27jt Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.34.000.000,-

Kini ketiga pelaku mendekam dijeruji sel tahanan Polresta Pasuruan guna mempertanggungjawabkan jawabkan perbuatannya.  Sementara barang bukti berupa : a. 1 buah HP merk oppo type F9 beserta dusbook b. 1 buah HP merk vivo type V11 beserta dusbook c. 1 buah HP merk M5 beserta dusbook d. 3 buah linggis e. 1 buah senter f. 5 buah kunci L modifikasi g. 1 buah tang h. 2 buah catter i. 1 buah keris j. 1 buah obeng k. 1 buah tas ransel l. 1 buah KTP palsu m. 3 buah kartu ATM n. 5 buah kartu simpati o. Tas ransel warna ungu p. 1 buah kaos warna hitam q. 1 buah hotcream r. Uang tunai Rp.900.000,- s. 4 stel kaos dan 2 buah celana pendek. Diamankan petugas.

Sebelumnya SPBU Brawijaya Jember, Ludes di Lalap si Jago Merah.
Selanjutnya Permendagri no.20 Tahun 2018, Disosialisasikan Hari ke 3 Sekolah Desa di Kecamatan Cermee.