Seorang Ibu Tega Kabur Tinggalkan Anaknya, Usai Melahirkan Bayi Sejak 14 April 2018.
Foto: Kapolsek Tegalsari Gendong Bayi Malang, bersama petugas paramedik RS SMS

Seorang Ibu Tega Kabur Tinggalkan Anaknya, Usai Melahirkan Bayi Sejak 14 April 2018.

Laporan Tom.

SURABAYA suara-publik.com - Seorang bayi perempuan yang masih berumur 11 hari ditinggalkan begitu saja oleh orangtuanya di Rumah Sakit Surabaya Medical Service ( SMS), sejak (18/4/2018) lalu. Bayi yang masih ditempatkan di ruang perinatal itu sementara di asuh oleh para Dokter dan Perawat.

Hingga Rabu (25/4/2018) sore, polisi dan tim dari rumah sakit masih mencari alamat kedua orangtua sang bayi di wilayah Simo Pomahan Baru Surabaya," tapi sampai sekarang belum ditemukan," kata Dokter Muhammad Cholik, selaku wakil direktur Rumah Sakit Surabaya Medical Service.

"Sementara itu, Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo mengatakan, memang benar bahwa tadi pagi kita mendapatkan informasi dari masyarakat termasuk juga rekan-rekan dari pihak rumah sakit, menyampaikan ke kita bahwa ada seorang bayi yang ditinggalkan oleh orangtuanya begitu saja setelah melahirkan tanggal 14 April 2018 sekitar pukul 23.20 WIB. 

Namun pada tanggal 18 April 2018 sekitar pukul 17.00 WIB, ibu tersebut tiba-tiba pergi dan tidak kembali lagi ke Rumah Sakit sampai dengan saat ini, kemudian hasil penyelidikan yang kita lakukan setelah kita melaksanakan wawancara dengan petugas dari rumah sakit. Ibu tersebut sama sekali tidak memberi pemberitahuan terkait akan pergi kemana, kemudian setelah itu petugas rumah sakit dalam hal ini teman-teman manajemen melaporkan termasuk kepada kami akhirnya kita datang ke lokasi ini untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

Setelah kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit baik tim dokter maupun manajemen rumah sakit kita meminta data data dari kedua orangtua bayi tersebut. Setelah kita lakukan pengecekan ke lokasi alamat kedua orang tua tersebut ternyata alamat itu Fiktif.

"Kami menghimbau ke dua orang tua segera menyerahkan diri sebelum petugas menangkapnya, sebab kami sudah mengantongi identitas dan rekaman CCTV," tegas David.

Sebelumnya Transaksi Abal-Abal Grab Online, Disidangkan PN Surabaya.
Selanjutnya Irsyad Yusuf Terima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Nugraha.